Ikut Arak ‘Encek-encek’, Bupati Sanusi Umumkan Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pujiharjo

MALANG – Suasana semarak dan penuh kearifan lokal mewarnai perayaan Hari Jadi ke-93 Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., turut berbaur langsung dengan masyarakat dalam prosesi adat “arak Encek-encek” yang digelar pada Selasa (22/7) sore kemarin.

Dalam tradisi unik tersebut, Bupati Sanusi bersama ratusan warga berjalan kaki bersama menuju balai desa sambil membawa encek-encek, yaitu wadah makanan tradisional yang terbuat dari pelepah pisang berisi nasi dan lauk-pauk sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Di tengah momen perayaan budaya ini, Bupati Sanusi membawa kabar gembira yang menjadi harapan baru bagi perekonomian warga.

Ia mengumumkan bahwa sekitar dua minggu lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI telah meninjau langsung lokasi di Desa Pujiharjo untuk rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Semoga proyek ini segera terealisasi dan akan menjadikan Desa Pujiharjo semakin sejahtera serta membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ungkap Bupati Sanusi, mengisyaratkan adanya proyek strategis nasional yang akan mendarat di desa pesisir tersebut.

Lebih dari sekadar ritual, Bupati menegaskan bahwa tradisi Bersih Desa harus dimaknai sebagai momentum untuk introspeksi dan evaluasi.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk membangun Indonesia dari pinggiran, dengan menjadikan desa sebagai fondasi utama pembangunan.

“Terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan ini untuk menggalang kebersamaan, kerukunan, agar masyarakatnya bahu-membahu dan gotong royong dalam rangka membangun desa,” tuturnya.

Sebagai wujud dukungan nyata, pada kesempatan tersebut Bupati Sanusi juga menyerahkan Bantuan Fasilitasi Bersih Desa dari Pemerintah Kabupaten Malang kepada Pemerintah Desa Pujiharjo senilai Rp 7.000.000. Perayaan hari jadi ini pun menjadi momen yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menguatkan optimisme akan masa depan desa yang lebih sejahtera.