MALANG – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., mendedikasikan hari Minggunya untuk turun langsung meninjau dua lokasi krusial di Kecamatan Wagir. Dalam kunjungan kerja estafet yang digelar pada Minggu (24/8) pagi kemarin, Bupati merespons secara cepat ancaman longsor di sebuah sekolah dasar, sekaligus memastikan salah satu proyek infrastruktur pasca-bencana telah rampung dan siap digunakan oleh warga.
Dalam berita yang diterima Zona Malang, Titik pertama yang menjadi fokus perhatian adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Jedong, yang berlokasi di Dusun Jaten. Di lokasi ini, Bupati Sanusi menyaksikan secara langsung kondisi mengkhawatirkan di area belakang gedung sekolah, di mana kikisan tanah telah membentuk sebuah tebing curam yang berpotensi longsor.
Kondisi tebing setinggi 12 meter dengan panjang 35 meter ini telah lama menjadi sumber kekhawatiran bagi pihak sekolah dan warga sekitar. Pemerintah Desa Jedong mengungkapkan bahwa keluhan mengenai risiko longsor yang mengancam keselamatan para murid dan rumah-rumah warga di bawahnya sudah sering mereka terima.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Sanusi tidak menunggu lama. Ia secara tegas menginstruksikan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang untuk segera mengambil langkah penanganan darurat. Pembangunan dinding penahan tanah atau plengsengan menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya musibah.
“Kunjungan di titik pertama untuk melihat kondisi sekolah SD Negeri 3 Jedong yang mau ambrol. Saya meminta dinas terkait untuk segera mengambil penanganan darurat,” tegas Bupati Sanusi usai melakukan peninjauan.
Setelah dari Desa Jedong, rombongan Bupati melanjutkan perjalanan ke titik kedua, yaitu di Dusun Sengon, Desa Dalisodo. Suasana di lokasi kedua ini jauh berbeda, diwarnai dengan kabar gembira atas rampungnya sebuah proyek vital bagi warga setempat.
Di lokasi ini, Bupati Sanusi meninjau hasil akhir dari pembangunan kembali sebuah jembatan penghubung antara RT 4 dan RT 6 di RW 2. Jembatan ini sebelumnya hancur dan terputus akibat diterjang bencana alam, yang sempat melumpuhkan akses warga.
Kini, berkat pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Malang, jembatan tersebut telah berdiri kokoh dan siap untuk kembali melayani mobilitas masyarakat. “Jembatan ini sudah selesai dikerjakan dan dapat dimanfaatkan kembali sebagai akses penghubung bagi warga masyarakat Desa Dalisodo,” jelas Bupati.
Kunjungan kerja Bupati Sanusi di dua desa ini menjadi cerminan dari dua pilar utama pemerintahannya: responsif terhadap ancaman dan kedaruratan yang baru muncul, sekaligus memastikan program-program pemulihan infrastruktur yang telah direncanakan dapat tuntas dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.







