Zona Malang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., melanjutkan program Safari Sholat Subuh Keliling yang kali ini menyambangi Masjid Baitul Karim di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, pada Jumat (12/9) pagi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan ibadah, tetapi juga diintegrasikan dengan berbagai layanan publik yang bisa diakses langsung oleh masyarakat.
Dalam acara yang dihadiri jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat ini, Bupati Sanusi menekankan komitmen pemerintahannya untuk menyeimbangkan pembangunan fisik dengan penguatan spiritual masyarakat.
Menurut Bupati, pembangunan mental dan spiritual atau “bathiniah” merupakan fondasi penting untuk menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis. “Ketiadaan keseimbangan bathin dapat memicu hilangnya pengendali diri dan bisa mengancam kehidupan bermasyarakat,” tutur Bupati Sanusi dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda di tengah tantangan zaman, seperti maraknya berita bohong (hoax). “Pendidikan karakter sangatlah penting bagi generasi muda, karena pintar saja tidak cukup, tapi juga harus dibarengi dengan budi pekerti yang baik,” jelasnya.
Selain pesan-pesan keagamaan dan sosial, kegiatan Safari Subuh ini memberikan manfaat langsung bagi warga. Usai salat berjamaah, Pemkab Malang menyerahkan bantuan hibah senilai Rp20 juta untuk pembangunan Masjid Baitul Karim. Di saat yang sama, UPT Puskesmas Sumberpucung menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para jemaah dan warga sekitar.
Tidak hanya itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) juga membuka layanan “Suling Sakti Adminduk”, di mana warga bisa mengurus berbagai administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga secara langsung di lokasi.
Bupati Sanusi menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya sinergi antara ulama (tokoh agama) dan umaro (pemerintah) untuk mewujudkan Kabupaten Malang yang makmur dan berkah.
Program Safari Subuh yang diinisiasi oleh Bupati Malang ini menjadi model pendekatan pemerintah yang turun langsung ke masyarakat.
Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah kesempatan nyata untuk berinteraksi dengan pemimpin daerah sekaligus mendapatkan akses langsung ke layanan-layanan penting seperti kesehatan dan administrasi kependudukan.
ni menunjukkan upaya pemerintah untuk tidak hanya berdialog, tetapi juga menghadirkan solusi konkret di tengah-tengah warganya.







