SMPN 1 Karangploso Disiapkan Jadi Sekolah Unggulan, Wabup Lathifah Cek Kesiapan Lapangan

Zona Malang – Karangploso, Jumat (17/10) pagi, Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib meninjau SMPN 1 Karangploso untuk memastikan kesiapan implementasi Program Sekolah Unggulan. Kunjungan ini menjadi bagian dari percepatan Pemkab Malang yang menargetkan tujuh sekolah jenjang SMP dan sepuluh sekolah jenjang SD sebagai Sekolah Unggulan pada tahap awal.

Lathifah menyebut SMPN 1 Karangploso sudah berada di jalur yang tepat. Pihak sekolah baru saja menuntaskan workshop empat hari penyusunan strategi, lengkap dengan peta target, indikator kinerja, dan rencana tindak lanjut. Menurutnya, dokumen kerja itu tinggal menunggu hasil pendampingan dari Universitas Negeri Malang sebelum dieksekusi lebih luas.

Ia menegaskan Sekolah Unggulan bukan semata label. Program ini menuntut pembenahan menyeluruh mulai dari budaya belajar, tata kelola, hingga layanan siswa. Fokusnya pada penguatan literasi dan numerasi, pengembangan proyek profil pelajar Pancasila, serta penguatan karakter dan disiplin positif di lingkungan sekolah.

Dihimpun redaksi Zona Malang, Di aspek mutu pembelajaran, Pemkab Malang mendorong guru menerapkan asesmen yang lebih bermakna, pemanfaatan laboratorium dan perpustakaan yang aktif, serta integrasi proyek berbasis riset sederhana. Sekolah juga diharapkan membuka kanal kolaborasi dengan komite dan dunia usaha agar keterampilan abad 21 benar-benar terasah.

Sarana prasarana menjadi perhatian lain. Sekolah penerima program diminta menata ruang kelas yang kondusif, memastikan akses TIK memadai, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter. Lathifah menilai keterlibatan orang tua dan masyarakat sekitar akan menjadi pembeda dalam menjaga konsistensi mutu.

Pemkab Malang menyiapkan skema pendampingan berjenjang. Sekolah akan dibina oleh tim teknis, didampingi perguruan tinggi, dan dievaluasi periodik melalui indikator yang terukur. Mekanisme ini diharapkan membuat praktik baik cepat menyebar ke satuan pendidikan lain di kecamatan sekitar.

“Dari paparan dan hasil workshop, SMPN 1 Karangploso menunjukkan kesiapan yang solid. Kami dorong agar implementasi berjalan disiplin, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Lathifah setelah peninjauan.

Dengan langkah ini, pemerintah daerah menargetkan mutu layanan pendidikan meningkat merata. Sekolah unggul diharapkan menjadi katalis yang menular, sehingga standar pembelajaran, karakter siswa, dan daya saing lulusan naik serentak di seluruh Kabupaten Malang.