MALANG, Zona Malang – Gelaran Fun Run yang mengambil lokasi di markas militer seperti Puslatpur Marinir adalah konsep Sport Tourism yang cerdas dan unik. Selain menawarkan sensasi rute yang berbeda dari lari jalan raya biasa (road run), kegiatan ini efektif menghapus jarak antara aparat dan sipil. Citra militer yang tegas berpadu apik dengan suasana olahraga yang cair dan menyenangkan. Ini adalah branding positif bagi kawasan Malang Selatan yang kini makin gencar dipromosikan sebagai “Bali Baru” di Jawa Timur.
Namun, promosi wisata olahraga di Malang Selatan wajib dibarengi dengan kesiapan infrastruktur penunjang, terutama akses jalan raya menuju Bantur. Jangan sampai antusiasme wisatawan atau pelari yang datang jauh-jauh menjadi luntur karena terjebak jalan rusak atau macet di akses utama. Jika Pemkab Malang serius menggarap potensi ini, maka mulusnya jalan menuju venue wisata harus menjadi prioritas yang tak bisa ditawar lagi.
Suasana pagi di kawasan Markas Komando Latihan Marinir (Puslatpur) 4 Purboyo, Kecamatan Bantur, terasa berbeda pada Minggu (30/11). Ratusan pelari memadati area militer tersebut dengan semangat membara untuk menaklukkan rute menantang di wilayah Malang Selatan.
Mereka berkumpul untuk memeriahkan ajang bergengsi “Purboyo Fun Run 2025”. Kegiatan ini secara resmi dibuka dan dilepas langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.
Tak sendirian, Abah Sanusi—sapaan akrabnya—tampak didampingi oleh Kapolres Malang dan Komandan Puslatpur 4 Purboyo saat mengibarkan bendera start. Sinergitas antar-pimpinan daerah ini menjadi pemandangan yang menyejukkan di tengah antusiasme peserta.
Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada korps baret ungu tersebut. Inisiatif menggelar event lari di kawasan militer dinilai sebagai terobosan positif yang efektif menyatukan TNI dengan rakyat.
“Hari ini kita berkumpul dalam suasana penuh energi positif. Ini bukan sekadar olahraga, tapi simbol kekuatan dan sinergitas antara TNI-AL dengan masyarakat Malang Raya,” ujar Sanusi di hadapan para pelari.
Guna memompa semangat peserta, orang nomor satu di Pemkab Malang ini tidak datang dengan tangan kosong. Ia secara khusus menyiapkan dan menyerahkan hadiah utama doorprize berupa satu unit sepeda listrik yang siap dibawa pulang oleh peserta yang beruntung.
Lebih dari sekadar mencari keringat, event ini juga dimanfaatkan Sanusi sebagai ajang promosi wisata (Sport Tourism). Jalur lari di kawasan Bantur yang asri menawarkan eksotisme alam Malang Selatan yang memukau dan belum banyak diketahui orang luar.
Sanusi menekankan bahwa kolaborasi antara Pemkab Malang dan Puslatpur 4 Purboyo selama ini telah berdampak nyata. Mulai dari jaminan keamanan wilayah hingga dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pariwisata di pesisir selatan.
“Kerja sama ini adalah bukti. Ketika pemerintah, aparat pertahanan, dan masyarakat bergerak bersama, kemajuan pasti tercapai,” tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk menikmati keindahan alam selama berlari. Ia berharap event ini menjadi pemicu gaya hidup sehat sekaligus kecintaan terhadap lingkungan.
“Selamat berlari. Nikmati setiap langkah, rasakan semangat kebersamaan, dan tetap junjung tinggi sportivitas,” pungkas Abah Sanusi.







