Zona Malang – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh setiap 25 November, Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib mewakili Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Doa Bersama Guru Sekolah Dasar Swasta se-Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (17/12) pagi.
Acara ini turut dihadiri para kiai, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, jajaran kepala perangkat daerah, Plt. Ketua PGRI Kabupaten Malang, Ketua dan anggota Forum Komunikasi Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FK-K3S) SD Swasta, serta kepala sekolah dan tenaga kependidikan SD swasta se-Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Wabup Lathifah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru SD swasta. “Di tengah berbagai keterbatasan, Bapak dan Ibu guru tetap teguh menjalankan tugas mulia mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Malang.
Doa bersama ini menjadi momentum penuh makna, sebagai ikhtiar spiritual memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar para guru senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan lahir batin, serta keteguhan hati dalam mendidik generasi penerus bangsa. Harapan juga dipanjatkan agar dunia pendidikan di Kabupaten Malang terus dilimpahi keberkahan, kemajuan, dan perlindungan menghadapi tantangan zaman.
Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kompetensi, kesejahteraan, dan profesionalisme guru, baik negeri maupun swasta. “Guru adalah kunci utama kualitas pendidikan, dan kami berkomitmen membangun pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” tegasnya.
Wabup Lathifah juga berharap para guru terus meningkatkan kapasitas diri, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjunjung tinggi nilai keikhlasan, integritas, dan pengabdian. Momentum doa bersama ini diharapkan memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pendidik, pengelola sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah.
Dengan sinergi yang kokoh, ia optimistis Kabupaten Malang dapat melahirkan generasi unggul, berkarakter, berdaya saing, dan berakhlak mulia. “Semoga setiap ikhtiar dan pengorbanan para guru menjadi amal ibadah yang membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” pungkasnya.







