MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Malang: Wabup Lathifah Shohib Tekankan Peran Strategis Koperasi

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib buka MUSDA DEKOPINDA, dorong koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan dan adaptif terhadap era digital.

Zona MalangWakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, membuka kegiatan Musyawarah Daerah Dewan Koperasi Indonesia Daerah (MUSDA DEKOPINDA) Kabupaten Malang yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (23/12) pagi. Acara ini dihadiri Dewan Penasihat Dekopin, Dekopinwil Jawa Timur, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang, jajaran pengurus Dekopinda, serta para pimpinan koperasi se-Kabupaten Malang.

Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Dalam sambutannya, Wabup Lathifah menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan pilar penting penggerak ekonomi kerakyatan. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan.

“Pemerintah Kabupaten Malang memandang koperasi sebagai pilar penting penggerak ekonomi kerakyatan. Koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Adaptasi di Era Digital

Di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan transformasi digital, Wabup menekankan pentingnya koperasi untuk terus beradaptasi. Hal ini dapat dilakukan melalui peningkatan profesionalisme pengelolaan, penguatan tata kelola organisasi, serta perluasan jejaring usaha. Dalam konteks tersebut, keberadaan DEKOPINDA dinilai strategis sebagai wadah konsolidasi, advokasi, dan penguatan kapasitas gerakan koperasi di Kabupaten Malang.

Apresiasi Kinerja Pengurus

Wabup Lathifah juga memberikan apresiasi kepada Pengurus DEKOPINDA Kabupaten Malang periode 2020–2025 yang dinilai berhasil menjaga eksistensi koperasi, termasuk di masa pemulihan ekonomi. Laporan pertanggungjawaban yang disampaikan di forum MUSDA diharapkan menjadi bahan refleksi bersama untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan.

Rencana Kerja Visioner 2026

Ia menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Tahun 2026 harus bersifat visioner dan selaras dengan arah pembangunan daerah. Fokus utama diarahkan pada penguatan koperasi modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan akses pembiayaan dan pasar.

Komitmen Pemerintah Daerah

Sebagai penutup, Wabup menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malang untuk terus bersinergi dan mendukung gerakan koperasi melalui kebijakan, pembinaan, dan fasilitasi berkelanjutan. “Tujuan akhirnya adalah mewujudkan ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berkeadilan,” tegasnya.