Bupati Malang Konsisten Kunjungi Sekolah di Kabupaten Malang untuk Fokuskan Peningkatan Mutu Pendidikan

Dalam sehari Bupati Malang Sanusi bisa empat kali memantau beberapa sekolah di Kabupaten Malang.

Zona MalangBupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui kunjungan kerja ke sejumlah sekolah, Rabu (21/1) pagi. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan serta jajaran perangkat daerah, Abah Sanusi meninjau langsung pelaksanaan Program Sekolah Unggulan di SMP Negeri 1 Karangploso.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Malang disambut hangat oleh siswa dengan atraksi semaphore Pramuka sebelum ia berkeliling ruang kelas memastikan proses belajar berjalan kondusif. Di laboratorium komputer, Sanusi menyaksikan aktivitas siswa dan guru yang tengah mengembangkan gim edukatif, termasuk berbasis Bahasa Jawa, sebagai upaya memperkuat pemahaman budaya lokal.

Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mendorong capaian akademik, khususnya pada mata pelajaran inti, dengan target rata-rata nilai minimal 90. Saat ini, dari ratusan siswa, baru sembilan yang mencapai standar tersebut.

Kunjungan berlanjut ke SD Negeri 3 Toyomarto, Kecamatan Singosari, sekolah dengan jumlah murid hanya 46 orang. Sanusi menegaskan perhatian serius pemerintah terhadap sekolah dengan peserta didik terbatas.

Ia menyampaikan rencana penggabungan sekolah dasar dengan jumlah siswa di bawah 60 orang ke sekolah terdekat sebagai langkah efisiensi sekaligus peningkatan mutu layanan pendidikan. Kebijakan ini, menurutnya, tidak dilakukan tergesa-gesa, melainkan melalui kajian teknis dan sosial yang matang.

Di SD Negeri 1 Pagentan, rombongan disambut penampilan Polisi Cilik. Sanusi berdialog dengan guru dan siswa untuk menyerap aspirasi serta kendala penyelenggaraan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa seluruh data yang dihimpun akan dijadikan role model pengembangan pendidikan di Kabupaten Malang. Targetnya, capaian kelulusan dengan nilai rata-rata 9 harus merata di seluruh satuan pendidikan dan tercapai 100 persen pada tahun 2026.

Kunjungan ditutup di SMP Negeri 1 Singosari, salah satu sekolah unggulan Kabupaten Malang. Sanusi meninjau fasilitas modern seperti Kelas Riset, Kelas Digital, English Corner, Perpustakaan, dan Galeri Karya Siswa. Ia mengapresiasi inovasi pembelajaran serta prestasi siswa yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

Menurutnya, keberadaan fasilitas adaptif merupakan wujud komitmen sekolah dalam menyiapkan generasi muda yang berdaya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“SMP Negeri 1 Singosari patut menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Malang. Inovasi pembelajaran yang dikembangkan serta prestasi siswa yang terus meningkat menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Malang terus bergerak ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.