Zona Malang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., kembali memimpin kegiatan Subuh Keliling (Shuling) di Masjid Baitus Said, Dusun Madyorenggo, Desa Talok, Kecamatan Turen, Jumat (10/4) pagi. Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana Shuling setelah libur panjang menyambut Bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., dalam acara yang digelar bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang tersebut.
Kecamatan Turen dipilih sebagai lokasi pertama pengguliran Shuling pascalibur Ramadhan. Selain kegiatan ibadah, Pemkab Malang juga menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan dukcapil, perizinan, hingga bazar murah yang digelar di sekitar halaman masjid.
“Syukur alhamdulillah, kegiatan Shuling ini bisa kembali digelar dengan tetap penuh semangat setelah berhenti sepanjang memasuki bulan Puasa Ramadhan. Semoga kita yang saat ini hadir bersama-sama, semuanya diberikan berkah dan barokahnya dari Allah SWT. Mudah-mudahan kegiatan ini juga mendapat ridho dari Allah SWT,” ujar Bupati Malang dalam arahannya.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Takmir Masjid Baitus Said yang disampaikan H. Ramelan, dilanjutkan sambutan Ketua DMI Kabupaten Malang, KH. Imam Sibaweh. Sebelum memberikan pengarahan, Bupati Malang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga.
Bantuan tersebut terdiri dari 25 paket dari Baznas untuk tiga penerima, 10 paket dari Bank Jatim Cabang Kepanjen untuk satu penerima, dan 15 paket dari Perumda Tirta Kanjuruhan untuk seorang penerima.
Dalam arahannya, Abah Sanusi menyinggung kondisi global yang tengah dilanda berbagai musibah. Ia menyebut konflik di Timur Tengah antara Iran bersama sekutunya melawan Amerika Serikat dan sekutunya berdampak pada ekonomi global. Dampak tersebut bahkan dirasakan negara-negara yang tidak memiliki penghasilan migas, termasuk dalam hal efisiensi energi.
“Kita harus bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Kita harus mampu menyeimbangkan kemampuan dan kebutuhan sehingga tidak menanggung kebutuhan yang berlebihan,” ucap Bupati Malang.
Bupati juga menjelaskan upaya pemerintah Indonesia mengurangi beban penggunaan BBM melalui kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini khusus diterapkan bagi ASN yang tidak bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Namun, ASN di bidang pendidikan dan kesehatan tetap bekerja seperti biasa untuk menjaga kualitas pelayanan publik. “Maka kita upayakan kegiatan ini sebagai modal untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” tegasnya. Di akhir kegiatan, Bupati Malang menyerahkan Bantuan Hibah Tempat Ibadah untuk Masjid Baitus Said senilai Rp20 juta.
Selain itu, diserahkan pula 50 paket dari HKTI Kabupaten Malang yang secara simbolis diberikan kepada marbot masjid. Bupati juga menyalurkan santunan jaminan kematian dan hari tua dari BPJS kepada ahli waris yang berhak.
Kegiatan Subuh Keliling ditutup dengan doa penutup majlis yang dipimpin Wakil Ketua MUI Kabupaten Malang, KH. Romadlon Khotib. Setelah acara inti selesai, Bupati Malang meninjau langsung stan pelayanan kepada masyarakat yang berdiri di sekitar halaman masjid untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.







