Kenapa Cuaca di Kota Malang Panas Hari ini? Begini Kata BMKG

Zona Malang – Cuaca di Kota Malang akhir-akhir ini memang terasa sangat panas, dan fenomena ini disebabkan oleh beberapa faktor penting.

Salah satu faktor utama yang berdampak pada kondisi cuaca panas adalah minimnya tutupan awan. Hal ini memungkinkan sinar matahari untuk langsung mencapai permukaan bumi tanpa banyak hambatan. Ini adalah situasi yang sebenarnya normal terjadi setiap tahunnya.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang turut memengaruhi suhu udara di Kota Malang. Di antaranya adalah posisi matahari yang saat ini berada di sekitar kawasan Ekuator, yang secara alami menghasilkan suhu yang lebih tinggi. Musim kemarau yang masih berlangsung juga menjadi penyebab lain dari cuaca panas ini.

Tidak hanya itu, topografi atau karakteristik wilayah yang berbeda-beda di sekitar Kota Malang juga mempengaruhi suhu udara. Hal ini mengakibatkan perbedaan suhu di berbagai lokasi di sekitar kota.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa suhu udara tertinggi di Jawa Timur hingga 30 September 2023 tercatat di Surabaya dan Madiun, dengan kisaran 35-36°C.

Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa kondisi panas ini diperkirakan akan berlanjut beberapa hari ke depan.

Puncak panas diperkirakan akan terjadi pada tanggal 12 hingga 14 Oktober 2023, ketika matahari berada tepat di atas wilayah Jawa Timur. Suhu udara dapat mencapai maksimal 37 derajat Celsius, terutama di wilayah perkotaan dan pesisir pantai.

Taufiq juga memberi peringatan tentang paparan sinar ultraviolet (UV) yang ekstrem akibat kulminasi matahari. Kulminasi matahari adalah saat matahari berada pada lintang yang sama dengan lintang pengamat, yang dapat menghasilkan paparan UV yang tinggi.

Untuk menghadapi kondisi ini, Taufiq mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk meminimalisir aktivitas di luar ruangan dan meningkatkan konsumsi air minum.

Langkah-langkah ini penting untuk menghindari risiko terkena hawa panas. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi yang dikeluarkan oleh BMKG Juanda melalui situs web dan media sosial mereka.***