Kapolresta Malang Kota Selidiki Isu Sekte Pemuja Setan, Digital Forensik Dilibatkan dalam Penyelidikan

Malang, 17 Januari 2024 – Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan pernyataan terkait adanya isu sekte pemuja setan yang berkembang di Kota Malang, Jawa Timur. Dalam konfirmasinya, Buher, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa pihaknya sedang aktif menyelidiki kebenaran isu tersebut.

Buher telah meninjau video podcast yang menjadi sumber informasi mengenai isu tersebut. Ia berjanji akan menghubungi pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut untuk memastikan kebenarannya. “Masih kita lakukan penyelidikan terkait konten tersebut. Kita akan lakukan penyelidikan,” ujar Buher pada Rabu (17/1/2024).

Kapolresta Malang Kota berharap agar isu ini tidak merusak citra Kota Malang sebagai destinasi pariwisata. Meskipun begitu, apabila isu tersebut terbukti benar, pihak kepolisian akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. “Apabila isu itu benar pasti kita tindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan melalui metode digital forensik terhadap video yang beredar di masyarakat. Pengumpulan dan analisis data sedang dilakukan untuk memahami lebih lanjut konten video yang menjadi pusat isu.

“Ini sedang kita dalami dan lakukan penyelidikan melalui digital forensik terkait adanya konten video tersebut. Kami lakukan digital forensik untuk mempelajari metadata terkait konten, lokasi video dibuat, dan diunggah, isi video, dan kebenaran apa yang disampaikan,” ungkap Danang.

Isu ini mencuat setelah postingan video dari salah satu akun YouTube viral di kalangan warganet Malang. Video tersebut mengundang seorang perempuan yang mengaku pernah menjadi tumbal sekte pemuja setan.

Perempuan tersebut menceritakan pengalamannya yang terjebak dalam sekte pengabdi setan pada tahun 2014 dan mengungkapkan kehadiran para anggota sekte yang merupakan profesor dan dokter.***