Viral Detik-detik Pembegalan di Poncokusumo, Malang, Polisi Buru Pelaku yang Tersebar di Media Sosial

Zona Malang – Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku percobaan pencurian ponsel yang terjadi di Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kejadian ini menjadi viral setelah korban mengunggah video insiden tersebut di media sosial.

Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merespons cepat setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Langkah awal yang diambil adalah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait video viral dugaan percobaan pencurian di Kecamatan Poncokusumo, anggota sudah turun melakukan penyelidikan,” kata Ipda Adnan.

Dari hasil pemeriksaan saksi korban, diketahui bahwa peristiwa bermula ketika dua mahasiswi, HS (20) dan ZR (21), sedang berboncengan menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Desa Paras, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo. Keduanya sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ngadireso.

HS yang berada di posisi boncengan tengah merekam video menggunakan ponsel iPhone 11 miliknya. Tiba-tiba, seorang tidak dikenal muncul dari belakang, memepet kendaraan korban, dan merampas ponsel milik HS.

Saat HS berteriak, pelaku terkejut dan membuang ponsel ke semak-semak sebelum melarikan diri. Meskipun HS tidak melaporkan insiden tersebut secara resmi, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan dan membantah narasi yang beredar di media sosial.

Ipda Adnan menjelaskan bahwa HS tidak terjatuh dari motor, dan ponsel yang direbut oleh pelaku masih melakukan perekaman video. Kepolisian, dengan bantuan Tim gabungan Satreskrim Polres Malang dan Polsek Poncokusumo, tengah memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan oleh korban.

Kasihumas Ipda Adnan mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu liar di media sosial yang dapat menimbulkan kepanikan. Pihaknya menegaskan komitmen untuk bekerja maksimal dan meningkatkan patroli guna mencegah kejahatan jalanan di wilayah Kabupaten Malang.

“Korban tidak melapor, namun kami tetap menindak lanjuti dengan memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang telah kita kantongi. Sebagai upaya pencegahan, kami akan menerapkan peningkatan patroli di seluruh Polsek jajaran,” tegas Ipda Adnan.***