Zona Malang – Pada Minggu pagi, tanggal 18 Februari 2024, sebuah ledakan yang mengerikan terjadi di sebuah warung nasi di Jalan Kerto Pamuji, Nomor 18 RT01 RW03, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Ledakan tersebut disebabkan oleh kebocoran tabung LPG 3 kilogram, yang mengakibatkan enam orang mengalami luka bakar serius.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Agoes Soebekti, mengatakan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 07.39 WIB. Pihak pemadam kebakaran segera merespons dengan mengirimkan empat unit mobil dan 15 personel ke lokasi kejadian. Namun, ketika mereka tiba di sana, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar.
Setelah memastikan bahwa tidak ada lagi titik api, petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di area yang terkena dampak ledakan. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 20 meter persegi. Kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Penyebab ledakan diduga akibat kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram. Agoes Soebekti menyampaikan bahwa kejadian dimulai ketika salah seorang karyawan yang tidak menyadari adanya kebocoran tersebut menyalakan kompor untuk memasak.
Ledakan ini mengakibatkan enam orang menderita luka bakar serius. Empat di antaranya mengalami luka bakar sekitar 80 persen dan berada dalam kondisi kritis, sementara dua lainnya mengalami luka di kaki dan tangan. Semua korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif.
Warga setempat menyatakan bahwa ledakan tersebut sangat keras dan mengagetkan. Beberapa orang bahkan mencium bau gas LPG sebelum terjadinya ledakan. Hal ini menunjukkan pentingnya kesadaran akan bahaya kebocoran gas LPG dan perlunya tindakan pencegahan yang tepat untuk menghindari tragedi serupa di masa mendatang.***







