Kota Batu – Dini hari pada Kamis (16/5/2024) pukul 02.00 WIB, Dima Meita Sari, seorang wanita berusia 30 tahun dari Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis. Mobilnya, sebuah sedan Honda Civic, menabrak sebuah rumah di Jalan Raya Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Rumah yang ditabrak tersebut mengalami kerusakan parah akibat hantaman keras mobil tersebut. Menurut Ipda Hendri Setiawan, Kanit Gakkum Lakalantas Polres Batu, kecelakaan tunggal ini berujung pada kematian Dima Meita Sari.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh pihak kepolisian, korban mengendarai mobil sedan Honda Civic dengan nomor polisi N 642 WB, melaju dari arah Barat menuju ke Timur dengan kecepatan tinggi,” kata Hendri Setiawan, Kamis (16/05/2024).
Lebih lanjut, Hendri Setiawan menjelaskan bahwa saat melintas di jalan yang sedikit menurun, korban kehilangan kendali atas kendaraannya. “Ketika kehilangan kendali, mobil pun oleng dan bergerak ke sisi kiri, menyebabkan tabrakan dengan sebuah rumah warga,” jelasnya.
Akibat dari kecelakaan ini, pemilik rumah mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 50 juta, termasuk kerusakan pada dua kendaraan roda dua yang berada di dalam rumahnya.
Selain itu, pengemudi mobil juga mengalami luka-luka, termasuk luka di bagian kepala serta luka lecet pada kaki dan tangan sebelah kanan.
Penyebab kecelakaan, menurut Ipda Hendri Setiawan, adalah kurangnya konsentrasi dari pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menambahkan bahwa sebelum kecelakaan, mobil yang dikemudikan korban tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur.
“Mungkin karena pengaruh alkohol dan kelelahan setelah pulang kerja, pengemudi tersebut tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Kendaraan melaju dengan sangat kencang dan akhirnya terbang sejauh 10 meter sebelum menabrak rumah warga,” ujar sumber tersebut.
Berita ini menjadi peringatan bagi semua pengemudi agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Konsentrasi penuh dan menghindari mengemudi dalam kondisi tidak prima sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Tragedi ini juga mengingatkan kita akan pentingnya pengawasan dan penerapan aturan lalu lintas yang ketat untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.***






