Malang, 21 Mei 2024 – Seorang guru dari SMKN 1 Singosari, Malang, Rini Juliastuti (52), meninggal dunia dalam perawatan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Selasa siang. Kecelakaan tersebut terjadi saat Rini mengendarai sepeda motor Honda Scoopy yang bertabrakan dengan mobil boks Suzuki Carry di depan Alfamart Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang sekitar pukul 12.49.
Menurut keterangan Ipda Joko Taruna, Kanit Gakkum Lakalantas Polres Malang, kejadian ini bermula ketika Rini, warga Perum Istana Bedali Agung B5, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, sedang dalam perjalanan pulang setelah selesai mengajar.
Rini mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Alfamart Ardimulyo, Rini berusaha mendahului mobil yang berjalan searah di depannya dengan berpindah ke lajur kanan.
“Nahas, pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil boks yang dikemudikan oleh Johan Rudiharsono (30), warga Jalan Anjasmoro, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan samping tidak dapat dihindari,” jelas Ipda Joko kepada awak media.
Benturan yang terjadi mengakibatkan Rini terjatuh ke aspal dan mengalami luka parah di bagian kepala. Meskipun segera dievakuasi ke UGD Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan perawatan, nyawa Rini tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal beberapa menit kemudian.
“Kami sangat berduka cita atas kejadian ini. Korban segera dibawa ke UGD RSSA Kota Malang, namun sayang, beberapa menit kemudian korban meninggal dunia dalam perawatan,” ujar Ipda Joko dengan nada berduka.
Petugas piket unit Gakkum Singosari langsung mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut untuk dijadikan barang bukti dalam penyelidikan lebih lanjut.
Kejadian tragis ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban tetapi juga bagi seluruh komunitas SMKN 1 Singosari yang kehilangan seorang guru yang dikenal berdedikasi tinggi dalam mendidik.
Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian ini berharap agar pihak berwenang dapat segera menyelesaikan penyelidikan dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Selain itu, mereka juga mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat berkendara, terutama di area yang rawan kecelakaan.
Kecelakaan lalu lintas memang sering kali tidak terduga, namun dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Tragedi yang menimpa Rini Juliastuti ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya selalu berhati-hati dan waspada di jalan raya.
Dalam situasi ini, keluarga besar SMKN 1 Singosari menyampaikan rasa duka yang mendalam. Rini dikenal sebagai sosok guru yang penuh dedikasi dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi para siswanya. Kehilangan Rini merupakan pukulan berat bagi sekolah dan para murid yang diajar olehnya.
Kepala Sekolah SMKN 1 Singosari, Bapak Agus Prasetyo, menyatakan rasa kehilangan yang sangat mendalam. “Rini adalah salah satu guru terbaik kami. Beliau selalu menunjukkan semangat dalam mengajar dan sangat peduli terhadap perkembangan siswa. Kami semua merasa sangat kehilangan,” ujar Agus dalam pernyataannya.
Tragedi ini juga menjadi momen refleksi bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memprioritaskan keselamatan dalam berkendara. Penggunaan alat keselamatan seperti helm dan menjaga kecepatan kendaraan diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Sebagai langkah lanjutan, Polres Malang akan terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan ini. Johan Rudiharsono, pengemudi mobil boks, saat ini berada dalam pengawasan pihak berwajib untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Diharapkan penyelidikan ini dapat segera menemukan titik terang dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
Kejadian ini sekali lagi menekankan pentingnya keselamatan di jalan raya. Dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan selalu waspada, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mengurangi tragedi serupa di masa depan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.***






