Sabtu pagi (25/5/2024) di KM 77.400 A Tol Pandaan-Malang dikejutkan dengan kecelakaan maut yang melibatkan truk tronton dan mobil box. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.
AKP Harrio Bobryans Saputra, Kanit PJR Jatim 4 Ditlantas Polda Jatim, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Mobil box dengan nomor polisi N 8197 BE menabrak belakang truk tronton bermuatan semen dengan nomor polisi S 8267 UE yang berada di jalur lambat.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), terindikasi sopir mobil box mengantuk saat melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga menabrak bagian belakang truk tronton yang berada di jalur lambat,” ujar Harrio saat diwawancarai oleh Radio Suara Surabaya pada Sabtu pagi.
Menurut Harrio, mobil box tersebut diduga melaju dengan kecepatan di atas 100 km/jam, mengingat kondisi jalan yang sepi pada jam tersebut. “Ada bekas pengereman, tetapi jaraknya terlalu dekat sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” tambahnya.
Kecelakaan ini mengakibatkan kenek mobil box yang berinisial MS, warga Tumpang, Kabupaten Malang, meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, sopir mobil box berinisial MWS, warga Jember, mengalami luka berat.
“Korban meninggal dan yang luka berat langsung dilarikan ke RSUD Dr. Saiful Anwar, Kota Malang,” jelas Harrio. Ia juga menambahkan bahwa proses evakuasi memakan waktu lama karena kedua korban dalam kondisi terjepit.
Harrio mengingatkan agar pengemudi selalu memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, terutama di jalur-jalur yang relatif sepi dan memungkinkan pengendara untuk melaju dengan kecepatan tinggi. Mengantuk saat mengemudi bisa berakibat fatal, seperti yang terjadi dalam kecelakaan ini.
Investigasi lebih lanjut mengenai kecelakaan ini masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan dan kemungkinan adanya faktor lain yang turut berperan. Sementara itu, jalur yang sempat ditutup akibat kecelakaan kini telah dibuka kembali setelah proses evakuasi selesai.
Insiden ini menjadi peringatan bagi semua pengguna jalan tol untuk selalu waspada dan memperhatikan batas kecepatan serta kondisi fisik mereka saat berkendara. Pengemudi juga diimbau untuk beristirahat sejenak jika merasa lelah atau mengantuk guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.***






