Zona Malang – Pada Jumat dini hari (31/5), sebuah kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pengendara di bawah pengaruh minuman keras (miras) terjadi di Jalan Raden Intan, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha Mio dan mobil Toyota Kijang Innova, dan saat ini tengah dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Kronologi Kecelakaan
Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.45. Yamaha Mio dengan nomor polisi (nopol) N 5604 AAQ dikendarai oleh A. Wibisono (47), warga Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Sedangkan Toyota Kijang Innova dengan nopol N 1020 AAU adalah milik J. Pratomo (38), warga Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu M. Isrofi, menyatakan bahwa pada saat kecelakaan terjadi, pemilik mobil tidak berada di dalam kendaraannya. Mobil tersebut sedang diparkir di pinggir jalan.
“Dini hari itu, sepeda motor Mio terlihat melaju dari arah timur ke barat di jalan akses Terminal Arjosari,” kata Iptu Isrofi berdasarkan keterangan para saksi. Tiba-tiba, motor dengan warna putih kombinasi hitam tersebut oleng dan menabrak bumper belakang mobil yang sedang parkir.
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Polisi menduga bahwa pengendara Yamaha Mio dalam keadaan mabuk saat kecelakaan terjadi. “Jarak beberapa meter dari tempat mobil parkir, tiba-tiba pengendara kehilangan kendali. Kami menduga pengendara Yamaha Mio itu dalam keadaan mabuk minuman keras,” ujar Iptu Isrofi. Kecepatan motor saat itu disebut dalam kondisi sedang.
Akibat benturan tersebut, pengendara motor mengalami luka lecet di wajahnya dan kini sedang dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar. Hingga kemarin siang, kondisi pengendara motor belum memungkinkan untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Tindakan Lanjutan
Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Mereka menunggu kondisi pengendara motor membaik agar dapat melakukan pemeriksaan dan mendapatkan keterangan langsung dari yang bersangkutan.
Kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh minuman keras ini menambah daftar panjang insiden serupa yang sering terjadi di berbagai kota. Pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk guna menghindari kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan berkendara. Mengonsumsi minuman keras sebelum mengemudi sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal. Pihak kepolisian terus mengedukasi dan melakukan operasi rutin untuk menindak pengendara yang melanggar aturan ini.
Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat dapat lebih disiplin dan sadar akan bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Ini tidak hanya demi keselamatan diri sendiri, tetapi juga untuk keselamatan pengguna jalan lainnya.






