Sindikat Curanmor Lintas Kota Dibekuk Polda Jatim, Satu Pelaku Tewas Saat Lontarkan Bom

Surabaya - Polda Jawa Timur berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Pasuruan dan Jember. Aksi heroik kepolisian ini berujung dramatis…

Zona Malang, SurabayaPolda Jawa Timur berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Pasuruan dan Jember. Aksi heroik kepolisian ini berujung dramatis dengan tewasnya satu pelaku saat berusaha melarikan diri.

Kasubdit Jatanras AKBP Arbaridi Jumhur mengungkapkan kronologi penangkapan para pelaku dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Rabu (13/11/2024). “Awalnya kami menangkap beberapa pelaku curanmor. Setelah dilakukan pengembangan, identitas mengarah ke tersangka SBR yang kami tangkap dini hari tadi,” jelasnya.

Namun, penangkapan tersebut berakhir tragis. SBR, yang diketahui sebagai residivis, melakukan perlawanan dengan melemparkan bom bondet ke arah petugas. Akibatnya, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan kematian SBR.

“Kami langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka lain yang sempat meloloskan diri saat penangkapan SBR,” tambah AKBP Arbaridi.

Dalam operasi ini, polisi berhasil mengamankan enam tersangka yang tergabung dalam dua kelompok berbeda. Kelompok pertama beranggotakan tiga orang berinisial ZL, BU, dan HLK yang beroperasi di Jember, khusus mencuri kendaraan roda dua.

“Mereka memiliki peran berbeda-beda. Ada yang bertugas sebagai pemetik, pengawas, dan penadah,” ungkap AKBP Arbaridi.

Sementara itu, kelompok kedua terdiri dari tiga orang berinisial HL, BW, dan YSN yang berasal dari Pasuruan. Mereka spesialis pencurian kendaraan roda empat jenis pick up.

AKBP Arbaridi menjelaskan modus operandi kelompok kedua yang lebih kompleks. “Tingkat kesulitannya lebih tinggi. Mereka harus melakukan pengintaian terlebih dahulu, membongkar pagar, dan menyalakan mobil dalam situasi yang benar-benar kondusif,” paparnya.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini disambut gembira oleh salah satu korban, Edi Winoto, seorang kuli angkut kentang di Pasuruan. Mobil pick up miliknya yang dicuri berhasil dikembalikan dalam kondisi utuh.

“Saya sangat berterima kasih kepada Polda Jatim dan Polsek Tosari yang telah menemukan kendaraan saya,” ucap Edi penuh haru.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap aksi pencurian kendaraan. Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan pengamanan dan pengungkapan kasus-kasus serupa demi menciptakan rasa aman bagi warga Jawa Timur.