Malang – Sebuah pohon asem besar tumbang dan menimpa sejumlah kendaraan yang melintas di Jalan Raya Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (29/11/2024). Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Pohon setinggi 20 meter dengan diameter 50 sentimeter itu tumbang sekitar pukul 18.15 WIB, tak lama setelah hujan reda. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pohon tersebut menimpa dua mobil yang bergerak dari arah Surabaya-Malang dan Malang-Surabaya, serta tiga sepeda motor.
“Ada dua mobil yang tertimpa. Satu dari arah Surabaya-Malang dan satu lagi dari arah Malang-Surabaya. Selain itu, tiga sepeda motor juga tertimpa,” ujar Teguh Widodo, anggota Tim SAR Samudra yang terlibat dalam evakuasi.
Korban meninggal adalah pasangan suami istri yang berada di dalam mobil dari arah Surabaya-Malang. Meski demikian, dua anak perempuan yang duduk di kursi belakang berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Sementara itu, pengendara mobil dari arah Malang-Surabaya serta tiga pengendara sepeda motor mengalami luka ringan. Kendaraan mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa batang dan dahan pohon. “Beruntung pengendara mobil dari arah Malang-Surabaya selamat karena kursi mereka bisa ditarik ke belakang,” tambah Teguh.
Proses evakuasi pohon tumbang berlangsung selama dua jam lebih, melibatkan berbagai pihak seperti BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Malang, petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Malang, polisi, TNI, serta relawan. Evakuasi berjalan cukup lama karena tim harus menyelamatkan pengendara yang terjepit di dalam kendaraan.
“Evakuasi korban di mobil arah Surabaya-Malang menjadi fokus kami karena mereka terjepit di bagian depan mobil,” jelas Teguh.
Situasi lalu lintas di lokasi sempat macet total hingga evakuasi selesai sekitar pukul 20.30 WIB. Saat ini, akses jalan berangsur normal dan pohon yang tumbang telah sepenuhnya disingkirkan.
Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya pohon-pohon besar yang rawan tumbang, terutama saat musim hujan dengan angin kencang. Pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan langkah mitigasi untuk mencegah insiden serupa di masa depan.






