Kecelakaan Maut di Sumberpucung, Warga Blitar Meninggal Dunia dalam Laka Beruntun

Zona Malangb – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Blitar, pada Minggu (8/12) siang, yang merenggut nyawa Rizal Agus Setyawan, seorang pemuda berusia 23 tahun. Rizal terlibat dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah mobil, yang mengakibatkan ia meninggal di lokasi kejadian.

Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Joko Taruna, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12:00 WIB saat Rizal mengendarai sepeda motor Vespa dengan nomor polisi L 5635 GY. “Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Kanjuruhan, Kepanjen untuk proses visum,” jelas Joko.

Kecelakaan bermula ketika mobil Isuzu Panther, AG 1438 GR, yang dikemudikan oleh Maselan, 51 tahun, melaju terlalu ke kanan di jalan raya. “Mobil tersebut bergerak dari arah barat ke timur dan berhaluan terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan, tiga pengendara sepeda motor melaju dari arah berlawanan,” tambah Joko.

Rekaman CCTV yang diterima oleh Malang Posco Media menunjukkan bahwa ketiga pemotor tersebut berusaha menyalip kendaraan di depannya ketika tabrakan terjadi. Akibatnya, para pemotor terjatuh ke aspal, dan warga sekitar segera bergegas ke lokasi untuk memberikan pertolongan.

Dari ketiga pemotor yang terlibat, Adi Angreansyah, 20 tahun, asal Sumatera Selatan, yang mengendarai Honda Beat dengan nomor polisi AG 2140 KBT, mengalami luka lecet dan tidak memerlukan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, Ahmad Ali Mustofa, yang menggunakan Vespa B 4616 FT, juga mengalami luka ringan. Namun, Abdurrohiem Masruhin, yang dibonceng Ahmad, mengalami patah tulang di kaki kanan dan benturan di dada.

Ipda Joko menegaskan bahwa kecelakaan ini terjadi karena pengemudi Isuzu Panther tidak dapat menguasai setir dan rem saat jarak sudah dekat, sehingga menyebabkan tabrakan dengan ketiga pengendara sepeda motor. “Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati saat berkendara,” pungkasnya.