Mobil Isuzu Panther Masuk Parit di Kedungkandang, Sopir 72 Tahun Selamat Usai Mengalami Microsleep

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Mayjen Sungkono Nomor 58, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, pada siang hari kemarin, 16 Desember 2024. Sebuah mobil Isuzu Panther berwarna…

Zona Malang – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Mayjen Sungkono Nomor 58, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, pada siang hari kemarin, 16 Desember 2024. Sebuah mobil Isuzu Panther berwarna biru dengan nomor polisi N 1451 AAD, yang dikemudikan oleh Syaiful Islam, seorang pria berusia 72 tahun, terjun ke parit setelah sopirnya diduga mengantuk saat berkendara.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kewaspadaan saat mengemudikan kendaraan, terutama bagi pengemudi yang telah berusia lanjut.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, saat Syaiful dalam perjalanan pulang dari mengajar di sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Dalam keterangannya, Syaiful mengaku merasa kelelahan setelah mengajar dan sempat mengalami microsleep, yaitu kondisi tertidur sejenak yang membuatnya kehilangan konsentrasi saat mengemudikan mobil.

“Posisi saya pulang mengajar dan mengemudikan mobil sendirian,” ungkapnya.

Menurut saksi mata, Muhammad Bintang Islam, seorang satpam di SMA Negeri 6 Kota Malang, mobil tersebut melaju dari arah selatan menuju jembatan. Saat mendekati sekolah, muncul sepeda motor dari arah berlawanan yang melaju terlalu ke kanan.

“Kemungkinan orangnya kaget dan banting setir ke kiri, tapi malah nyemplung ke parit,” jelas Bintang. Pengendara motor tersebut tidak terlihat setelah kejadian.

Warga sekitar yang menyaksikan insiden tersebut segera bergegas untuk memberikan pertolongan. Lima orang warga, termasuk Bintang, berusaha membantu Syaiful keluar dari dalam mobil yang terjebak di parit.

“Pintu mobil sempat macet, tapi untungnya bisa dibuka. Bapaknya tidak luka dan sudah dijemput keluarganya,” tambah Bintang.

Kanit Gakkum Polresta Malang Kota, Ipda M Isrofi, menjelaskan bahwa pihaknya segera menerjunkan dua mobil derek untuk membantu proses evakuasi.

Mobil Syaiful berhasil diderek keluar dari parit sekitar pukul 11.51 WIB. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, Syaiful mengaku tidak merasa menghindari kendaraan lain saat kecelakaan terjadi.

“Soal menghindari kendaraan, kami belum mendapat informasi,” tandas Isrofi.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pengemudi untuk selalu menjaga kewaspadaan dan tidak memaksakan diri saat merasa lelah. Keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama, terutama bagi pengemudi yang berusia lanjut.