Tragis! Driver Ojol Meninggal Dunia Saat Mengantar Penumpang di Malang

Seorang driver ojek online (ojol) bernama Edi Dwi Siswoyo, asal Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, meninggal dunia saat menjalankan tugasnya mengantar penumpang pada Rabu…

Zona Malang – Seorang driver ojek online (ojol) bernama Edi Dwi Siswoyo, asal Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, meninggal dunia saat menjalankan tugasnya mengantar penumpang pada Rabu (18/12/2024) sore. Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 15.45 WIB di lampu merah Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dan menjadi sorotan publik setelah laporan mengenai kejadian tersebut menyebar.

Mak Tun, seorang relawan dari Estehangat Kota Malang, mengonfirmasi bahwa mereka menerima laporan mengenai seorang driver ojol yang terjatuh dan mengalami kejang-kejang.

“Kami dapat laporan ada driver ojol jatuh, kejang-kejang, dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Warga yang melihat kejadian itu langsung menghubungi kami,” ungkap Mak Tun.

Setibanya di lokasi, tim relawan segera melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk mencoba menyelamatkan nyawa Edi.

“Kondisi saat kami tiba, nadinya sudah tidak ada, tapi kami tetap lakukan RJP, barangkali masih bisa tertolong,” lanjutnya.

Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan Edi dinyatakan meninggal dunia saat sedang mencari nafkah.

Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad, melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, menjelaskan kronologi kejadian.

“Mulanya, driver ojol ini mengantar penumpang, tiba-tiba tubuhnya gemetar. Dia menepi di lampu merah Kasin dan langsung ambruk sambil mengeluarkan busa dari mulutnya,” jelas Yudi.

Meskipun relawan telah memberikan pertolongan, nyawa Edi tidak dapat diselamatkan. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum luar. Polisi juga menghubungi keluarga korban dan menemukan bahwa Edi memiliki riwayat penyakit jantung dan asma.

“Berdasarkan keterangan dari rekan dan keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung dan asma,” pungkas Yudi.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan, terutama bagi para pekerja yang berisiko tinggi seperti driver ojol. Masyarakat diharapkan lebih peduli dan waspada terhadap kondisi kesehatan diri dan orang-orang di sekitar mereka.

Sumber: Blok-a