Kecelakaan tragis menewaskan dua pemuda asal Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kedua korban ditemukan tewas di Sungai Suwaru, Desa Wringinanom setelah mobil yang mereka kendarai masuk jurang.
Korban diidentifikasi sebagai Alfin Dika Putra Johana (20) dan Ahmat Khoirul Anam (22). Keduanya terakhir kali terlihat saat berpamitan hendak menghadiri hajatan di Tumpang pada 27 Desember 2024.
Keluarga mulai curiga saat keduanya tidak kunjung pulang selama dua hari. Kabar pertama diterima pada Sabtu (28/12) sekitar pukul 02.00 WIB, ketika warga menemukan mobil Jeep bernomor polisi N 1497 IQ terparkir di pinggir jurang Desa Wringinanom.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Muhammad Nur menjelaskan kondisi TKP. “Ban mobil pecah dan menabrak pagar pembatas jalan. Lampu mobil masih menyala saat ditemukan,” ujarnya.
Jasad kedua korban ditemukan terpisah dengan jarak cukup jauh dari mobil. “Mayat pertama ditemukan 30 meter dari mobil, sedangkan mayat kedua berjarak 200 meter dari penemuan mayat pertama,” terang Nur.
Polisi menduga korban mengendarai mobil dalam pengaruh minuman keras. Saat ban pecah, keduanya kemungkinan berusaha memeriksa kondisi mobil namun terpeleset ke jurang.
Meski sudah dievakuasi ke RSSA untuk visum, keluarga korban memilih untuk langsung membawa pulang jasad keduanya. “Keluarga tidak berkenan dilakukan visum, mereka sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” tutup Nur.
Tragedi ini menambah daftar kecelakaan fatal akibat pengaruh minuman keras di wilayah Malang. Polisi menghimbau masyarakat untuk tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi terpengaruh alkohol demi keselamatan bersama.







