Kota Malang kembali diguncang kabar duka akibat kecelakaan lalu lintas. Sebuah insiden laka tunggal terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) pada Sabtu (18/1/2025) dini hari.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda CBR 150 dengan pelat nomor AE-5633-RC yang dikendarai oleh R. Martino Ayyubi Bramantyo (19), asal Kabupaten Jombang, bersama seorang penumpang, A. Sultan Fatihul Ilman (21), warga Pasuruan.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu M Isrofi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di dekat Bank Mandiri KCP Suhat, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru.
“Kendaraan melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Pengendara diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan yang sedikit menikung, sehingga terjatuh dan menabrak bedak jualan di tepi jalan,” ungkap Isrofi.
Korban Meninggal di Tempat
Kecelakaan ini menyebabkan pengendara, R. Martino Ayyubi, mengalami luka parah di bagian wajah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara penumpangnya, A. Sultan Fatihul Ilman, mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Keduanya segera dievakuasi ke RS Saiful Anwar Kota Malang.
“Korban meninggal langsung dibawa ke kamar jenazah RS Saiful Anwar, sedangkan korban luka-luka dirawat di IGD rumah sakit yang sama,” lanjut Isrofi.
Kecepatan Tinggi dan Kehilangan Kendali
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecepatan tinggi menjadi faktor utama kecelakaan ini. Jalan yang menikung serta kurangnya penguasaan laju kendaraan diduga membuat pengendara kehilangan keseimbangan.
Insiden ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas dan kondisi jalan bisa berisiko.
Imbauan Polisi untuk Keselamatan Berkendara
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Isrofi menegaskan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak mengebut, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berkendara. Selain itu, gunakan helm ber-SNI sebagai pelindung kepala,” tegasnya.
Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi para pengguna jalan untuk lebih bijak dan berhati-hati saat berkendara, terutama di kawasan yang rawan kecelakaan seperti Jalan Suhat.
Polisi berharap, masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara guna menghindari tragedi serupa di masa mendatang.







