MALANG, Zona Malang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menggelar rapat paripurna istimewa pada Selasa (25/3) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi lembaga legislatif tersebut untuk merefleksikan perjalanan panjangnya dalam mengawal kebijakan dan pembangunan di Kota Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa usia DPRD yang telah lebih dari satu abad bukanlah sekadar angka. Lebih dari itu, usia tersebut mencerminkan komitmen kuat DPRD untuk terus menjalankan amanat rakyat.
“DPRD dituntut memiliki pemahaman luas terhadap berbagai kompleksitas permasalahan. Dengan demikian, kebijakan dalam politik legislasi, anggaran, dan pengawasan memiliki substansi yang kuat,” ujar Amithya.
Amithya juga mengingatkan seluruh anggota DPRD untuk menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Ia menekankan pentingnya kehadiran dalam rapat-rapat yang menyangkut kepentingan rakyat, serta partisipasi aktif dalam setiap diskusi sebagai bentuk komitmen.
Selain itu, Amithya menekankan pentingnya tindak lanjut atas setiap rekomendasi rapat agar tidak hanya menjadi dokumen tanpa realisasi. Ia berharap agar sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat semakin kuat demi kemajuan Kota Malang.
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, memberikan apresiasi atas peran penting DPRD dalam membentuk berbagai peraturan daerah yang mendukung pertumbuhan Kota Malang. Ia menyoroti tantangan ke depan yang semakin kompleks dalam membangun Kota Malang, sehingga menekankan pentingnya kerja sama erat antara eksekutif dan legislatif.
“DPRD telah mengawal perkembangan Kota Malang dalam berbagai aspek—sosial, ekonomi, hingga pembangunan,” ujar Ali Muthohirin.
Rapat Paripurna ini berlangsung setelah insiden demonstrasi yang terjadi beberapa hari sebelumnya di depan gedung DPRD Kota Malang. Demonstrasi tersebut berujung pada kerusakan fasilitas gedung akibat aksi pembakaran oleh sekelompok massa. Kerugian akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta, meskipun dokumen-dokumen penting di dalam gedung berhasil diselamatkan.
Peringatan HUT ke-111 DPRD Kota Malang menjadi momen refleksi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kinerja lembaga legislatif maupun eksekutif dalam melayani masyarakat. Rapat Paripurna ini ditutup dengan diskusi mengenai langkah-langkah strategis untuk memperbaiki berbagai sektor yang masih menjadi tantangan, termasuk pengelolaan pasar tradisional, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyampaikan harapannya agar sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat semakin kuat demi kemajuan Kota Malang. Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus berkomitmen untuk mengawal aspirasi rakyat dan membawa Kota Malang ke arah yang lebih baik.






