Dokter Cabul di RS Persada Malang, Korban Akhirnya Lapor

MALANG, Zona Malang – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter berinisial AY terhadap pasien perempuan berinisial QAR (31) warga Bandung sedang diselidiki oleh pihak Polresta Malang Kota. Penyelidikan ini dilakukan setelah korban melaporkan dan memberikan keterangan awal terkait insiden yang terjadi di RS Persada Malang.

Tim Satreskrim Polresta Malang Kota langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti dan petunjuk. “Sabtu (19/4/2025), kami sudah ke lokasi untuk mengumpulkan barang bukti dan petunjuk. Fokus awal masih pada olah TKP dan pengecekan CCTV,” ujar Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh, Minggu (20/4/2025).

Polisi juga memeriksa kamar rawat inap di ruang VIP Alamanda, yang menjadi lokasi dugaan pelecehan. Namun, belum ada pemeriksaan terhadap saksi dari pihak rumah sakit. Untuk upaya penyelidikan, polisi akan segera memanggil terlapor yakni dokter AY.

Kasus ini mencuat setelah QAR memposting pengalamannya di media sosial. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku mendapat perlakuan tidak pantas dari dokter AY saat diperiksa di ruang VIP pada 27 September 2022. Menurut korban, AY sempat meminta melepas bra untuk keperluan pemeriksaan, tapi kemudian menyentuh bagian sensitif tubuhnya sambil memegang ponsel yang diarahkan ke dada korban.

Pihak RS Persada telah menonaktifkan sementara dokter AY dan membentuk tim investigasi internal untuk menindaklanjuti kasus ini. “Segera kami lakukan,” singkat Kompol Muhammad Soleh terkait rencana pemanggilan terhadap dokter AY.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini tentu menjadi perhatian serius bagi masyarakat, khususnya para pasien yang datang berobat ke rumah sakit. Kepercayaan pasien terhadap tenaga medis harus dijaga dengan baik, dan tindakan tidak senonoh seperti ini tidak dapat dibenarkan dalam situasi apapun.

Polisi berjanji akan menangani kasus ini dengan serius dan transparan. Mereka akan terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti yang kuat untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini. Masyarakat pun diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan untuk membantu proses penyidikan.

Selain itu, pihak rumah sakit juga dituntut untuk menindaklanjuti kasus ini dengan cepat dan tegas. Mereka harus memastikan bahwa pasien mereka merasa aman dan nyaman saat berobat, serta tidak ada lagi praktik pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan rumah sakit.

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh dokter AY ini tentu menjadi pukulan berat bagi profesi kedokteran. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan, serta menjadi pelajaran berharga bagi seluruh tenaga medis untuk senantiasa menjaga etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Polisi berjanji akan terus melakukan penyelidikan secara komprehensif dan melibatkan berbagai pihak terkait untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini. Masyarakat pun diharapkan dapat memberikan dukungan dan informasi yang diperlukan untuk membantu proses penyidikan.