MALANG – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang pecah belah dan ruko di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kota Malang, Rabu malam (23/4/2025). Kobaran api membumbung tinggi dan membuat panik warga sekitar. Hingga pukul 22.38 WIB, petugas UPT Pemadam Kebakaran masih terus berjibaku memadamkan api yang belum sepenuhnya terkendali.
Dalam upaya penanggulangan, sedikitnya delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Beberapa armada bahkan datang dari PMK Kabupaten Malang sebagai bentuk bantuan lintas wilayah. Petugas berusaha menghalau api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi padat aktivitas ekonomi tersebut.
Menurut keterangan Supangat, salah satu sekuriti di sekitar lokasi, asap pertama kali terpantau sekitar pukul 19.45 WIB dari arah gudang pecah belah. Ia yang saat itu tengah bertugas langsung merespons situasi tersebut.
“Awalnya dilapori dari gudang depan ada asap. Saya pastikan ternyata memang ada hawa panas dari dalam, akhirnya saya hubungi pemilik gudang,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Supangat juga mengungkapkan bahwa saat kebakaran terjadi, gudang sudah dalam keadaan kosong karena aktivitas operasional biasanya berakhir pada pukul 17.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, isi gudang yang diketahui menyimpan barang pecah belah dan sejumlah kendaraan—termasuk mobil pikap, motor, dan kendaraan roda tiga—dikhawatirkan hangus dilalap api.
“Belum tahu pasti jumlah kendaraannya, tapi tadi ada beberapa yang biasa diparkir di dalam,” imbuhnya.
Nahasnya, api yang berkobar dari gudang juga merembet ke ruko sebelah yang merupakan toko kasur dan karpet. Hal ini membuat tim pemadam harus bekerja ekstra untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran ke sisi bangunan lainnya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab awal kebakaran. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat isi gudang yang bernilai tinggi serta bangunan ruko yang turut terdampak.
Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan keselamatan gedung, terutama di kawasan yang menyimpan barang mudah terbakar. Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor bila melihat potensi kebakaran di lingkungan sekitarnya.






