Tragedi di Jalanan: Truk Terguling Tewaskan Pengendara Motor

MALANG, Zona Malang – Kecelakaan maut terjadi di Jalan MT Haryono Gang 11, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (25/4) sekitar pukul 11.30 WIB. Sebuah truk bermuatan kapur gagal menanjak dan mundur tak terkendali hingga menabrak satu sepeda motor yang ditumpangi empat orang, menyebabkan seorang anak perempuan berusia lima tahun tewas di tempat.

Menurut saksi mata, Lina (43), warga sekitar, truk seharusnya tidak diperbolehkan melintas di jalan tersebut karena kondisinya sempit dan menanjak. “Sudah sering diperingatkan, tapi masih banyak sopir truk yang nekat lewat sini,” katanya.

Truk bernomor polisi L-8297-AH itu awalnya melaju dari arah utara, tepatnya dari Jalan Bunga Vinolia menuju selatan. Saat melalui tanjakan di Gang 11, truk tak kuat menanjak meski pengemudi sempat menginjak rem. Akibat beban muatan, kendaraan itu meluncur mundur dan menghantam satu motor di belakangnya sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak pagar rumah warga.

Motor yang tertabrak adalah Honda Beat bernopol N-6044-EDS, dikendarai Rina Yustina. Bersamanya ada tiga penumpang lain: IV (5) yang duduk di depan, Jihan Riski, dan AD (7). Seluruh korban merupakan warga Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

“IV yang duduk paling depan meninggal di tempat. Tiga lainnya luka-luka,” jelas Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta.

Sopir truk, Suwanto (51), warga Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, telah diamankan oleh polisi. Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota.

Kecelakaan ini menjadi sorotan warga sekitar, yang telah sering mengeluhkan kondisi jalan yang sempit dan menanjak di Jalan MT Haryono Gang 11. Mereka menilai truk seharusnya tidak diperbolehkan melintas di jalan tersebut.

“Sudah sering diperingatkan, tapi masih banyak sopir truk yang nekat lewat sini,” ungkap Lina, saksi mata.

Komisi C DPRD Kota Malang pun menanggapi keluhan warga terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang di kawasan tersebut. Mereka berjanji akan mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi warga.

“Kami akan terus mendengarkan keluhan warga dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan di TPA Supit Urang,” kata salah satu anggota Komisi C DPRD Kota Malang.

Kecelakaan maut ini menjadi peringatan bagi pemerintah setempat untuk segera menindaklanjuti keluhan warga dan memastikan keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.