Gubernur Jatim Siapkan Beasiswa Demi Kuasai Posisi Strategis di Indonesia Emas 2045

MALANG, Zona Malang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk mewujudkan visi menuju Generasi Emas 2045. Salah satu program yang digenjot adalah dengan menggelontorkan beasiswa, termasuk Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur.

Program beasiswa yang dikelola pemerintah Provinsi Jawa Timur ini bertujuan untuk mendukung pendidikan tinggi para santri dan guru madrasah diniyah, baik di dalam maupun luar negeri. Program ini mencakup berbagai jenjang, mulai dari S1, S2, hingga S3, dengan fokus pada pengembangan SDM pesantren.

Hasil dari program beasiswa ini, Khofifah langsung menghadiri Sidang Terbuka Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Malang (Unisma), Senin (28/4). Sidang disertasi ini cukup istimewa, sebab Promovendus oleh Ali Wafa S.Pd.I M.Pd adalah penerima beasiswa S3 dari LPPD yang bersumber dari APBD Pemprov Jatim.

“Alhamdulillah hari ini ujian ke delapan. Setelah ini ada satu lagi jadi ada insya Allah kami sudah menyelesaikan 9 orang doktor yang menerima beasiswa dari LPPD yang dikelola dari APBD Pemprov Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah.

Khofifah dengan bangga menyebut apabila program ini sukses. Bukan tak mungkin Jatim bisa memunculkan SDM kualitatif di masa depan. “Saya sering menyampaikan kalau Indonesia Emas 2045 generasi emasnya itu disuplai signifikan dari Jawa Timur, pos-pos strategis akan diisi anak-anak Jawa Timur,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim sejak tahun 2019-2024 telah memberikan beasiswa kepada 5.653 mahasiswa pada jenjang S1, S2 dan S3. Tahun 2025 ini, Pemprov Jatim juga memberikan beasiswa kepada 1.190 mahasiswa yang terdiri dari, S1 sebanyak 518 penerima, S2 sebanyak 225 penerima, S3 sebanyak 40 penerima, M1 sebanyak 380 penerima dan S2 Al Azhar Kairo sebanyak 30 penerima.

Khusus para penerima program S3, berdasarkan data dari LPPD Prov. Jatim, sampai saat 2024 penerima program beasiswa S3 sebanyak 130 penerima beasiswa yang dimulai sejak tahun 2022.

“Alhamdulillah kami memberikan beasiswa kepada 130 penerima beasiswa program S3 yang dimulai pada tahun 2022 sebanyak 40 penerima, tahun 2023 sebanyak 40 penerima dan tahun 2024 sebanyak 50 beasiswa,” urainya.

Gubernur Khofifah berharap, dengan program beasiswa ini, Jawa Timur dapat menyuplai generasi emas yang akan mengisi pos-pos strategis di Indonesia Emas 2045. Ia meyakini, anak-anak Jawa Timur yang mendapatkan beasiswa ini akan menjadi SDM berkualitas dan mampu berkontribusi besar bagi kemajuan Indonesia di masa depan.

Selain itu, Khofifah juga menyinggung tentang program Ngalam 112 yang siap 24 jam membantu masyarakat dalam menangani laporan dan pengaduan. Program ini merupakan salah satu upaya Pemprov Jatim untuk meningkatkan pelayanan publik dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan berbagai program beasiswa dan pelayanan publik yang dijalankan, Gubernur Khofifah optimistis Jawa Timur dapat menjadi salah satu penyumbang SDM terbaik untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 dan Indonesia Emas yang dicita-citakan.