MALANG, Zona Malang – Kota Malang tidak main-main dalam menyambut gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Bertindak sebagai salah satu tuan rumah bersama Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kota Malang memanfaatkan ajang Indonesia City Expo (ICE) ke-21 di Surabaya untuk menggaungkan semangat Porprov hingga ke seluruh penjuru Indonesia.
ICE 2025 yang merupakan rangkaian Musyawarah Nasional VII APEKSI digelar pada 8–10 Mei 2025 dan menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Malang untuk memperkenalkan Porprov IX secara nasional. Salah satu daya tarik utama booth Kota Malang adalah kehadiran maskot Porprov, SIMA (Singa Malang), yang berhasil mencuri perhatian pengunjung dari berbagai daerah.
Tak hanya memamerkan maskot, booth Malang juga ramai pengunjung berkat pembagian merchandise dan aneka permainan seperti kuis seputar Porprov. Strategi ini terbukti efektif untuk membangun antusiasme publik terhadap ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Wahyu Hidayat, selaku perwakilan Pemerintah Kota Malang, menegaskan pentingnya momen ini untuk mensosialisasikan Porprov Jatim 2025. “Pada kesempatan ini kita juga mengenalkan, mensosialisasikan dan memperkenalkan maskot Porprov IX Jatim, karena tahun ini kita menjadi tuan rumah bersama Kabupaten Malang dan Kota Batu,” jelasnya saat mengunjungi booth Kota Malang di ICE 2025, Kamis (8/5).
Wahyu juga menambahkan bahwa persiapan terus dimatangkan, tidak hanya dari sisi infrastruktur tetapi juga dalam menyebarluaskan informasi kepada publik. “Kita terus menyebarluaskan informasi terkait porprov, sehingga masyarakat pun bisa ikut meramaikan. Harapannya, nanti gelaran porprov bisa semarak, sukses, dan tentu kita harap bisa dapat prestasi terbaik,” ujarnya.
Sejak peluncuran maskot SIMA pada Desember 2024 lalu, Pemerintah Kota Malang sudah menggulirkan berbagai kegiatan olahraga dan kompetisi tingkat kota. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membumikan semangat Porprov kepada masyarakat. Publikasi di media sosial juga terus digencarkan untuk menjaga eksposur dan antusiasme jelang kick-off Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 8 Juli 2025.
Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan bahwa Kota Malang tidak ingin setengah-setengah dalam menyambut Porprov IX Jawa Timur 2025. “Kami ingin Porprov IX Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu menjadi ajang yang semarak, sukses, dan membanggakan. Untuk itu, kami terus melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi infrastruktur maupun promosi kepada masyarakat,” tegas Sutiaji.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kota Malang dalam memperkenalkan Porprov IX Jawa Timur 2025 di ajang ICE 2025. “Kota Malang memang memiliki visi lokal yang kuat dan siap menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Upaya menggaungkan Porprov IX Jawa Timur 2025 di ajang nasional seperti ICE 2025 menunjukkan komitmen Kota Malang untuk menggelar event olahraga berkelas,” puji Bima Arya.
Tidak hanya itu, Bima Arya juga meyakini bahwa Porprov IX Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu akan menjadi ajang yang sukses dan membanggakan. “Saya yakin Porprov IX Jawa Timur 2025 akan menjadi ajang yang luar biasa. Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu memiliki potensi dan komitmen yang kuat untuk menyukseskan event olahraga bergengsi ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Porprov IX Jawa Timur 2025, Adi Kusrianto, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut gelaran olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut. “Kami terus bekerja keras untuk memastikan Porprov IX Jawa Timur 2025 berjalan dengan sukses. Mulai dari persiapan infrastruktur, akomodasi, hingga promosi kepada masyarakat,” ujar Adi.
Adi juga menyampaikan harapannya agar Porprov IX Jawa Timur 2025 dapat menjadi ajang yang membanggakan bagi Provinsi Jawa Timur. “Kami berharap Porprov IX Jawa Timur 2025 dapat menjadi ajang yang membanggakan bagi Jawa Timur. Tidak hanya bagi para atlet, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkas Adi.






