Poli Psikologi Pertama di Malang Raya, Solusi Terpadu untuk Kesehatan Jiwa

MALANG, Zona Malang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang bersama Indonesia Sehat Jiwa resmi meresmikan Poli Psikologi pertama di Klinik Pratama PMI Kota Malang. Peresmian yang berlangsung di Markas PMI Kota Malang, Jalan Buring, pada Sabtu (31/5) ini dihadiri perwakilan dari Indonesia Sehat Jiwa, Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia.

Ketua Indonesia Sehat Jiwa, Sofia Ambarini, S.Kom., MM, menyatakan bahwa layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan psikologi yang terjangkau dan terintegrasi dengan layanan kesehatan dasar. “Kami percaya akses kesehatan mental adalah hak dasar manusia. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan siapa pun yang membutuhkan bantuan psikologis bisa mendapatkannya tanpa rasa takut, malu, atau terbebani secara finansial,” ujar Sofia.

Menurut Sofia, setelah Lebaran tahun ini, peningkatan masalah jiwa meningkat. Dari data yang dimiliki, kebanyakan pasien gangguan mental dan jiwa didominasi oleh generasi Z, dengan 85% pasien berusia 16-65 tahun. Sementara 95% kasus bunuh diri terjadi pada laki-laki.

Masalah yang kerap dihadapi penderita gangguan jiwa dan mental berakar dari hubungan keluarga. Selain itu, ada juga masalah ekonomi, termasuk pinjaman online (pinjol). “Pasien jarang punya masalah mental hanya satu saja. Mereka yang terkena bullying itu karena tidak dekat dengan orang tua, mereka kompleks masalahnya. Trauma yang dialami membuat studi bermasalah dan lain hal,” katanya. “Sedangkan untuk pinjol biasanya ada pendampingan untuk relaksasi utang, tapi yang banyak tetap dari kalangan mahasiswa,” imbuh Sofia.

Ketua PMI Kota Malang, Drs. Imam Buchari, M.Si, menambahkan bahwa Poli Psikologi ini hadir untuk memperluas layanan kesehatan jiwa yang sebelumnya hanya tersedia di rumah sakit besar atau klinik swasta. “Dengan adanya Poli Psikologi ini bisa memudahkan pasien mendapatkan rujukan ke RS Jiwa. Ini juga alhamdulillah bisa didukung penuh BPJS,” kata Imam.

Imam mengatakan selama ini banyak kasus bunuh diri yang terjadi di Kota Malang. Ia berharap adanya Poli Psikologis yang hadir pertama di Kota Malang bisa menekan angka bunuh diri ke depan dengan pencegahan.

Poli Psikologi di Klinik Pratama PMI Kota Malang ini melayani anak, remaja, dan dewasa. Layanan yang tersedia meliputi konseling dasar, asesmen psikologis, edukasi kesehatan mental, serta rujukan profesional, dengan biaya terjangkau mulai dari Rp 70.000. Layanan dibuka setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00–16.00 WIB.

Tenaga profesional yang terlibat antara lain psikolog klinis, dokter spesialis kejiwaan, dan jaringan Peer Support yang dilatih khusus oleh Indonesia Sehat Jiwa. Inisiatif ini juga mendukung program pencegahan bunuh diri komprehensif yang telah dijalankan Indonesia Sehat Jiwa melalui edukasi, hotline, konsultasi gratis, dan pelatihan relawan.

“Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental dan terdorong untuk mencari pertolongan lebih dini,” harap Imam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Wahyu Hidayat, menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan komitmen Pemkot Malang untuk terus mendukung upaya peningkatan kesehatan mental masyarakat. “Kami berterima kasih atas kerja sama PMI Kota Malang dan Indonesia Sehat Jiwa. Kehadiran Poli Psikologi ini akan semakin memperkuat sistem kesehatan mental di Kota Malang,” ungkapnya.