PASURUAN — Kecelakaan beruntun terjadi di ruas jalan nasional Malang–Surabaya, tepatnya di depan Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/6) sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden tragis ini melibatkan satu unit truk dan sembilan kendaraan lainnya, menyebabkan satu orang meninggal dunia di tempat.
Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika truk berwarna hijau melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Saat melewati jalur menurun yang dikenal padat dan rawan, kendaraan besar itu tiba-tiba mengalami rem blong dan tak mampu dikendalikan. Dalam kecepatan tinggi, truk langsung menghantam dua minibus dan tujuh sepeda motor yang berada di depannya secara beruntun.
“Truknya melaju kencang dari atas, lalu langsung menabrak dari belakang. Semua kendaraan di depannya ringsek, motor ada yang terpental,” ujar Fajar, salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan. Motor-motor korban terlihat terseret hingga ke bahu jalan, sementara bodi minibus ringsek di bagian belakang dan samping. Satu orang pengendara motor dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang diderita.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh tim medis. Sejumlah korban luka lainnya juga mendapatkan pertolongan pertama di lokasi sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan. Hingga kini, identitas korban belum dipublikasikan oleh pihak berwenang.
Petugas gabungan dari Satlantas Polres Pasuruan dan Jasa Marga bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi kendaraan dan mengurai kemacetan panjang yang terjadi. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena banyaknya kendaraan yang terlibat serta kondisi lalu lintas yang padat saat jam pulang kerja.
Arus kendaraan sempat dialihkan untuk menghindari kepadatan, sementara petugas melakukan penyelidikan awal guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada kegagalan fungsi rem pada truk yang melaju di jalur menurun.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi detail maupun identitas para korban.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang terjadi akibat rem blong, terutama pada kendaraan besar yang melintasi jalur menurun. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, sementara otoritas diharapkan memperketat uji kelayakan kendaraan berat untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.
Jika Anda ingin versi berita ini untuk media sosial atau tambahan kutipan dari kepolisian, saya siap bantu lanjutkan.






