Iduladha 2025 di Malang: Ada Apa Sampai Kalapas Turun Tangan?

MALANG, Zona Malang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang meningkatkan kewaspadaan dan memperketat keamanan menjelang Hari Raya Iduladha. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Malang, Teguh Pamuji, bersama jajaran pejabat struktural melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh area branggang Lapas usai pelaksanaan apel pagi pada Selasa (4/6). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang kerap kali meningkat menjelang hari-hari besar keagamaan.

Inspeksi Mendadak, Kalapas Pastikan Sarpras Keamanan Siap Hadapi Iduladha

Kegiatan kontrol keliling yang dipimpin langsung oleh Kalapas Teguh Pamuji ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) keamanan yang ada di Lapas Kelas I Malang. Didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Cahyo Sunarko, serta Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Anak Agung Gde Joni, Kalapas meninjau secara detail berbagai aspek keamanan. Pengecekan meliputi pintu besar, gembok pengaman, sistem CCTV yang menjadi mata dan telinga Lapas, jaring kawat yang mengelilingi area Lapas, pagar berduri sebagai lapisan pengamanan tambahan, hingga tralis gorong-gorong yang berpotensi disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan tidak ada celah sekecil apapun yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” tegas Teguh Pamuji saat dikonfirmasi usai pelaksanaan sidak. Penegasan ini menunjukkan komitmen Kalapas dan jajarannya untuk menjaga keamanan Lapas secara optimal, terutama menjelang perayaan Iduladha.

Fokus Pengawasan di Titik Rawan dan Penguatan Sistem Keamanan

Selain pengecekan sarpras secara fisik, rombongan Kalapas juga melakukan pemeriksaan terhadap sensor gerak yang berfungsi mendeteksi aktivitas mencurigakan di area Lapas, kondisi senjata yang dimiliki oleh petugas pengamanan, serta penerangan di pos Garuda yang menjadi titik pengawasan terluar Lapas. Pos Garuda merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan Lapas, sehingga kondisinya harus selalu prima.

Teguh Pamuji menjelaskan bahwa kontrol keamanan seperti ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala, terutama setelah pelaksanaan apel pagi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh petugas selalu dalam kondisi siap siaga dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya menjaga keamanan Lapas.

“Awas! Jangan-jangan!”: Prinsip Deteksi Dini Gangguan Keamanan

“Deteksi dini adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Prinsip ‘Awas! Jangan-jangan!’ selalu kami pegang teguh. Artinya, kami selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi dan tidak pernah meremehkan potensi ancaman,” ujar Teguh Pamuji dengan nada serius. Prinsip ini menjadi landasan dalam setiap tindakan pengamanan yang dilakukan oleh petugas Lapas.

Kalapas juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang baik antar pejabat struktural di Lapas Kelas I Malang. Menurutnya, potensi gangguan keamanan biasanya meningkat menjelang hari raya, sehingga kerjasama yang solid antar seluruh elemen Lapas sangat diperlukan.

Peningkatan Aktivitas Kunjungan dan Pengiriman Hewan Kurban Jadi Perhatian Utama

“Kami tidak akan lengah, apalagi di tengah suasana perayaan Iduladha. Ditambah lagi, aktivitas keluar masuk seperti kunjungan keluarga warga binaan dan pengiriman hewan kurban semakin tinggi menjelang hari raya. Semua aktivitas ini harus tetap dalam pengawasan yang maksimal,” pungkas Teguh Pamuji. Peningkatan aktivitas kunjungan dan pengiriman hewan kurban menjadi perhatian utama, karena dapat menjadi celah bagi masuknya barang-barang terlarang atau terjadinya gangguan keamanan lainnya.

Dengan langkah-langkah preventif dan peningkatan kewaspadaan yang dilakukan, Lapas Kelas I Malang berupaya untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi seluruh warga binaan dan petugas, sehingga perayaan Iduladha dapat berjalan dengan lancar dan khidmat. Upaya ini juga merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas I Malang dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.