Kecelakaan Maut di Kalisari Blimbing Malang , Seorang Perempuan Tewas Ditabrak Mobil Boks Setelah Motor Tersenggol

Malang – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan LA Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, pada Senin siang (9/6/2025), sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan dan merenggut nyawa Mahmudah (46), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu M. Isrofi menjelaskan bahwa korban saat itu dibonceng oleh Dwi Prasetyo (21), yang juga merupakan warga Banjarejo, Pakis. Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N-4655-EFI, melaju dari arah barat ke timur.

“Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor mencoba menyalip mobil Toyota Avanza bernomor polisi N-1134-ACT dari sisi kanan,” ujar Isrofi saat dikonfirmasi.

Namun upaya mendahului itu berujung petaka. Terjadi senggolan antara motor dan mobil Avanza, yang membuat motor oleng dan mengakibatkan pengendara serta penumpang terjatuh ke badan jalan.

Tragisnya, dari arah berlawanan melintas sebuah mobil boks Mitsubishi L-300 dengan nomor polisi N-8663-BG yang dikemudikan oleh Khojin, warga Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tanpa sempat menghindar, mobil tersebut menabrak tubuh Mahmudah yang terjatuh di jalur berlawanan.

“Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian,” ungkap Isrofi.

Tak berselang lama, petugas kepolisian dan tenaga medis, dibantu para relawan, tiba di lokasi. Jenazah korban segera dievakuasi ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) Malang, sementara Dwi Prasetyo yang mengalami luka-luka dilarikan ke IGD RSSA untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka telah menghubungi keluarga korban dan tengah memfasilitasi proses pengurusan jenazah.

Sementara itu, ketiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota untuk kepentingan penyelidikan.

“Proses hukum masih terus berjalan. Kami juga tengah melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap semua pihak yang terlibat,” tegas Iptu Isrofi.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang kerap terjadi di jalur padat seperti Jalan LA Sucipto.

Kepolisian pun kembali mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain di lokasi yang rawan kecelakaan.