Polresta Malang Kota Selidiki Kasus Pencurian Motor oleh Anak-Anak di Blimbing, Video CCTV Viral

Polresta Malang Kota (lewat Polsek Blimbing) lagi intensif selidiki kasus ini. Kepala Humas Ipda Lukman Sobikhin bilang penyelidikan masih berjalan

Zona Malang – Jajaran Polresta Malang Kota melalui Polsek Blimbing sedang melakukan penyelidikan mendalam terhadap dugaan pencurian sepeda motor yang melibatkan anak-anak di kawasan permukiman Kecamatan Blimbing. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV kejadian viral di media sosial, menunjukkan aksi dua bocah yang diduga masih berusia SD dan SMP.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengonfirmasi bahwa laporan resmi telah diterima dari korban, Andika (26), warga Jalan Industri Timur Kampung Baru RT 06 RW 05, Kelurahan Arjosari. Polsek Blimbing bersama Satreskrim Polresta Malang Kota terus bekerja untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap motif kejahatan tersebut.

Kronologi Kejadian dari Rekaman CCTV

Insiden terjadi pada Selasa (21/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di area parkir umum permukiman. Korban baru menyadari motornya hilang setelah pulang kerja pada Rabu (28/1/2026) pukul 08.00 WIB. Motor yang dicuri adalah jenis matic dengan ciri khas batok lampu biru dan bodi hitam, tidak terkunci setir, serta menyimpan dompet berisi STNK di dalam jok.

Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan:

• Seorang anak berpakaian hitam bertindak sebagai pengawas, memastikan situasi aman sebelum aksi dimulai.

• Anak kedua mengenakan jaket abu-abu masuk ke area parkir dan dengan cepat membawa keluar motor korban.

• Saat menuju gapura keluar, salah satu pelaku berlari sementara yang lain mendorong kendaraan, menunjukkan pembagian peran yang terorganisir.

Sebelum aksi, kedua anak sempat berhenti di gang dan dihampiri warga yang curiga. Mereka mengaku tersesat mencari rumah teman, lalu kembali ke lokasi setelah warga menunjukkan arah. Gerak-gerik mencurigakan ini sempat terdeteksi, namun warga tidak menduga akan berujung pencurian.

Penyelidikan Polisi dan Imbauan Kepada Masyarakat

Tim kepolisian saat ini fokus pada identifikasi pelaku melalui analisis CCTV lebih lanjut, pemeriksaan saksi, dan penelusuran jejak. Ipda Lukman menekankan bahwa kasus ini diprioritaskan karena melibatkan anak di bawah umur, sehingga penanganan akan mempertimbangkan aspek hukum anak serta pendekatan preventif.

“Penyelidikan masih berlangsung intensif. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya dalam pengamanan kendaraan, dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan,” ujar Ipda Lukman.

Polisi juga menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak serta peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Kasus serupa di wilayah Blimbing sebelumnya menambah urgensi langkah pencegahan, seperti pemasangan kunci tambahan, alarm kendaraan, atau pengawasan CCTV komunitas.

Tambahan Fakta

• Kejadian ini terjadi di permukiman padat penduduk dengan akses gang sempit, yang memudahkan pelaku kabur namun juga memungkinkan rekaman CCTV warga merekam jelas.

• Viralnya video di media sosial (termasuk grup WhatsApp RT/RW dan platform seperti Instagram/TikTok) telah membantu penyebaran informasi, meski polisi mengingatkan agar tidak menyebarkan identitas anak secara sembarangan demi perlindungan hukum.

• Di Jawa Timur, kasus pencurian motor oleh anak di bawah umur meningkat di beberapa kota besar sepanjang 2025–2026, sering dikaitkan dengan pengaruh lingkungan dan kurangnya pengawasan.

• Warga diimbau memasang pengaman ekstra pada motor (kunci ganda, alarm, atau rantai) serta tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan di tempat umum.

• Informasi ini bersumber dari pernyataan resmi Polresta Malang Kota, laporan korban, serta liputan media lokal seperti Malang Post, Radar Malang, dan Tribun Malang per 30–31 Januari 2026.

Masyarakat diminta bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk membantu mengungkap kasus ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Jika memiliki informasi terkait, segera hubungi Polsek Blimbing atau call center Polresta Malang Kota.