Kecelakaan Truk Rem Blong Kota Batu: Pengemudi Ojol Iwan Kurniawan Meninggal Rabu (18/2) Sore

Kecelakaan truk rem blong di sekitar Masjid Putih Gelonggong Kota Batu pada Rabu (18/2) sore menewaskan pengemudi ojol Iwan Kurniawan. Ketahui detail kejadian dan profil…

Zona Malang – Kecelakaan truk rem blong yang terjadi di sekitar Masjid Putih, Gelonggong, Temas, Kota Batu pada Rabu (18/2) sore sekitar pukul 16.50 WIB menewaskan pengemudi ojek online (ojol) bernama Iwan Kurniawan (32 tahun). Kejadian ini terjadi di tengah hujan agak deras yang mengguyur kota tersebut, dan masyarakat dikejutkan melalui video yang beredar di grup WhatsApp.

Truk Fuso yang mengangkut bekatul tersebut melaju cukup kencang karena jalannya menurun sebelum mengalami kegagalan rem. Kendaraan ini kemudian menabrak dua mobil dan sepeda motor milik Iwan, yang menyebabkan almarhum meninggal dunia pada saat kejadian. Darmawan Pandu Laksono, rekan seprofesi Iwan, mengkonfirmasi identitas almarhum saat ditemui di depan kamar jenazah RS Hasta Brata pada Rabu (18/2) malam.

Menurutnya, sesaat setelah kejadian, seorang ojol lain yang lewat memfoto kendaraan Iwan dan memberitahu grup ojol, sehingga teman-teman segera menyadari bahwa korban adalah Iwan. Iwan dikenal sebagai sosok yang baik dan dipercaya di lingkungan rumahnya serta teman seprofesi. Di lingkungan rumah, almarhum menjabat sebagai RT, sementara di organisasi ojol Kota Batu, ia pernah menjabat sebagai ketua.

Darmawan mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Iwan sebagai RT dan mantan ketua organisasi ojol menunjukkan bahwa almarhum adalah orang yang dapat dipercaya dan peduli dengan lingkungan sekitarnya. Ia selalu siap membantu orang lain, baik di lingkungan rumah maupun di antara teman-teman ojol.

Sebagai mantan ketua organisasi ojol, Iwan berperan sebagai komunikator antara driver dengan perusahaan. Ketika ada driver yang dikenakan sangsi, almarhum selalu berkomunikasi dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi yang adil.

Selain itu, ia juga sering membantu teman-teman yang mengalami masalah dengan akun atau suspend aplikasi ojol. Untuk hubungan keluarga, Iwan sangat menghargai waktu bersama istri dan putrinya yang saat ini kelas 4 SD.

Setiap hari Minggu atau hari libur, almarhum tidak pernah bekerja dan memberikan waktu sepenuhnya untuk keluarga. Darmawan mengatakan bahwa hubungan Iwan dengan istri dan anak sangat harmonis, yang terlihat dari status sosial media yang ia unggah.

Darmawan juga mengungkapkan bahwa dua hari sebelum kejadian, Iwan menunjukkan sikap yang berbeda dari biasanya. Biasanya almarhum adalah orang yang humoris dan ceria, namun saat bertemu dua hari yang lalu, ia cenderung diam dan status WhatsApp-nya selalu tentang keluarga.

“Kita tidak menyadari bahwa itu adalah tanda-tanda yang tidak kita mengerti, baru kita tahu setelah kejadian ini,” ujar Darmawan dengan mata berkaca-kaca.

Ia menambahkan bahwa teman-teman ojol sangat sedih kehilangan sosok yang selalu membantu dan menjadi penghibur di lingkungan mereka. Kejadian kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengemudi kendaraan besar untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama di jalan menurun dan cuaca buruk seperti hujan deras.

Selain itu, teman-teman ojol Kota Batu juga berharap agar pihak berwenang dapat mengambil tindakan untuk meningkatkan keamanan lalu lintas di area tersebut, sehingga tidak ada kejadian serupa yang terjadi lagi di masa depan.