Zona Malang – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa luapan air sungai disebabkan oleh sumbatan rumpun bambu. Sumbatan tersebut memiliki ketebalan sekitar 5 meter dari permukaan sungai, lebar 4 meter, dan panjang mengikuti aliran sungai sepanjang 8 meter.
Lokasi kejadian banjir luapan sungai berada di Kelurahan Losari RT 03 RW 01 Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menurut keterangan Sadono Irawan yang diwartakan pada hari yang sama.
Sebanyak lima rumah warga terdampak oleh bencana banjir ini. Rumah-rumah tersebut milik Sutrisno (47 tahun, 4 jiwa keluarga), Ahmad Berhasil (45 tahun, 4 jiwa keluarga), Suliadi (59 tahun, 3 jiwa keluarga), Sunariah (76 tahun, 2 jiwa keluarga), dan Hudi Himawan (55 tahun, 2 jiwa keluarga).
Kerugian material akibat banjir luapan sungai ini diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini, menurut informasi resmi dari BPBD Kabupaten Malang.
Tim Pusdalops BPBD menerima laporan tentang banjir luapan ini sekitar pukul 19.45 WIB dan segera berkoordinasi untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Saat ini, kondisi di area banjir dilaporkan mulai membaik. Air banjir mulai berangsur surut, sehingga jalan di sekitar pemukiman warga sudah bisa dilalui kembali dengan aman.
Sebagian warga telah mulai melakukan pembersihan rumah dari lumpur dan sisa-sisa banjir. Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh korban banjir antara lain sembako, alat kebersihan, matras, dan selimut.






