Berkah Suci, Universitas Negeri Malang Siapkan Calon Haji

MALANG, Zona Malang – Dalam rangka mempersiapkan calon jamaah haji tahun 2025, Universitas Negeri Malang (UM) melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Al-Falah UM menggelar kegiatan manasik haji pada Minggu (5/5) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh 46 calon jamaah haji yang terdiri dari dosen, karyawan UM, dan masyarakat umum.

Manasik haji ini dilaksanakan di beberapa titik yang merepresentasikan lokasi penting selama prosesi ibadah haji. Hal ini bertujuan untuk memberikan simulasi nyata kepada para calon jamaah sebelum mereka menunaikan ibadah di Tanah Suci. “Dengan praktik ini, harapannya para calon jamaah mendapatkan gambaran yang lebih nyata. Biasanya mereka hanya membayangkan, tapi hari ini kita representasikan secara langsung,” jelas Ketua KBIHU Al-Falah UM, Dr. Nur Faizin, Lc., M.A., M.Philo.

Selain itu, para calon jamaah haji juga telah menjalani serangkaian tes kesehatan yang bekerja sama dengan dinas kesehatan. Hal ini untuk memastikan kelayakan kesehatan jamaah sebelum berangkat. Selain itu, para calon jamaah juga telah menerima vaksin sesuai syarat yang ditetapkan pemerintah.

Manasik haji ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan yang sudah dimulai sejak Desember tahun lalu. “Kami rutin melaksanakan manasik. Jika sebelumnya fokus pada pendalaman materi, kali ini kami lengkapi dengan praktik langsung,” tambah Nur Faizin.

Menjelang keberangkatan akhir bulan ini, intensitas kegiatan manasik akan ditingkatkan sembari mempersiapkan kebutuhan jamaah dan menunggu kepastian jadwal dari pemerintah. Salah satu calon jamaah, Prof. Dr. Yusuf Hanafi, S.Ag., M.Fil.I., mengaku puas dengan persiapan bersama KBIHU Al-Falah UM. “Alhamdulillah, persiapan ini sangat membantu kami. Dengan pemantapan manasik, kami bisa mempersiapkan segala kebutuhan secara matang,” ujarnya.

Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana UM itu juga menambahkan bahwa calon jamaah wajib memperoleh status istitha’ah (mampu) setelah menjalani tes kesehatan. “Semoga ibadah haji kami berjalan lancar dan sempurna. Kami juga berharap bisa mendoakan tidak hanya untuk diri kami, tapi juga untuk seluruh umat Islam di Indonesia,” harapnya.

Kegiatan manasik haji ini merupakan bentuk komitmen KBIHU Al-Falah UM dalam mempersiapkan calon jamaah haji secara komprehensif. Selain memberikan pemahaman materi, praktik langsung juga dilakukan untuk memastikan para calon jamaah siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam menunaikan ibadah haji.

Sejak Desember tahun lalu, KBIHU Al-Falah UM telah rutin melaksanakan manasik haji sebagai bagian dari rangkaian persiapan. Kali ini, mereka melengkapi kegiatan dengan praktik langsung di beberapa titik yang merepresentasikan lokasi penting selama prosesi haji.

Menurut Nur Faizin, intensitas kegiatan manasik akan semakin ditingkatkan menjelang keberangkatan akhir bulan ini. Selain mempersiapkan kebutuhan jamaah, mereka juga akan menunggu kepastian jadwal dari pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memastikan para calon jamaah haji siap secara menyeluruh sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Selain tes kesehatan dan vaksinasi, para calon jamaah haji juga telah melalui serangkaian persiapan lainnya. Mereka mengaku sangat terbantu dengan bimbingan dan pendampingan yang diberikan oleh KBIHU Al-Falah UM. Salah satu calon jamaah, Prof. Dr. Yusuf Hanafi, S.Ag., M.Fil.I., menyatakan bahwa persiapan ini sangat membantu mereka dalam mempersiapkan segala kebutuhan secara matang.