MALANG, Zona Malang – Madrasah Aliyah (MA) Almaarif Singosari Kabupaten Malang baru saja menggelar Haflah Tasyakur ke-56 Tahun Ajaran 2024/2025 di Gedung Auditorium H. Mahmud Yunus Yayasan Pendidikan (YP) Almaarif Singosari, Sabtu (17/5). Acara yang diikuti oleh 284 siswa dari empat jurusan, yakni Bahasa, IPA, IPS, dan Agama, ini menjadi momen refleksi atas capaian akademik dan non-akademik selama tahun ajaran yang baru saja berlalu.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, tetapi juga motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus berinovasi dan berprestasi. Kepala MA Almaarif Singosari, H. Abdul Kadir, S.H., M.H., menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan regulasi pendidikan. Gus Kadir, sapaan akrab beliau, menjelaskan bahwa madrasah terus mengikuti perkembangan zaman, baik dari internal maupun eksternal, yang merupakan bagian dari pengembangan proses pembelajaran bagi siswa.
“Kami harus semakin adaptif, baik dalam menyikapi kebijakan Deep Learning dari Kemendikbud maupun inovasi Kurikulum Cinta dari Kemenag RI. Bagi kami, inti dari pendidikan adalah membangun karakter siswa berbasis keunggulan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Gus Kadir.
Selama tahun ajaran 2024/2025, MA Almaarif Singosari membanggakan diri dengan meloloskan 49 persen siswanya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri. Prosentase tersebut bisa bertambah lebih banyak lagi dari semua jalur yang belum pengumuman.
Selain itu, beberapa prestasi lainnya yang membanggakan di Olimpiade tingkat nasional, provinsi Jawa Timur, hingga Kabupaten Malang juga turut disumbangkan oleh siswa-siswi MA Almaarif Singosari. Olimpiade Sejarah, Olimpiade Bahasa Jepang, Karya Tulis Ilmiah, serta berbagai kompetisi lainnya merupakan bentuk prestasi yang diraih oleh siswa. Tak hanya unggul di bidang akademik, saat ini banyak siswa penghafal Alquran 30 juz (tahfidz), berkat kolaborasi dengan pondok pesantren sekitar.
Dari beberapa prestasi tersebut, merupakan hasil dari dukungan YP Almaarif Singosari serta tenaga pendidik yang berkompeten. Sebagian besar tenaga pendidik di MA Almaarif Singosari bergelar S2, serta kerja sama dengan berbagai universitas turut memudahkan siswa melanjutkan pendidikan sesuai minat.
Gus Kadir menegaskan, dengan pendekatan pendidikan yang relevan dengan zaman, MA Almaarif Singosari terus membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menjawab tantangan masa depan. “Prestasi hari ini adalah modal untuk melangkah lebih jauh. Kami yakin, dengan karakter kuat dan ilmu yang bermanfaat, siswa MA Almaarif akan menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya penuh optimisme.
Selain itu, Gus Kadir juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan regulasi pendidikan. Ia menjelaskan bahwa madrasah terus mengikuti perkembangan zaman, baik dari internal maupun eksternal, yang merupakan bagian dari pengembangan proses pembelajaran bagi siswa.
“Kami harus semakin adaptif, baik dalam menyikapi kebijakan Deep Learning dari Kemendikbud maupun inovasi Kurikulum Cinta dari Kemenag RI. Bagi kami, inti dari pendidikan adalah membangun karakter siswa berbasis keunggulan yang dibutuhkan masyarakat,” tambah Gus Kadir.
Sementara itu, prestasi akademik dan non-akademik yang diraih oleh siswa MA Almaarif Singosari selama tahun ajaran 2024/2025 juga menjadi sorotan. Sebanyak 49 persen siswa berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, siswa-siswi juga berprestasi di berbagai Olimpiade tingkat nasional, provinsi Jawa Timur, hingga Kabupaten Malang, seperti Olimpiade Sejarah, Olimpiade Bahasa Jepang, dan Karya Tulis Ilmiah.
Tidak hanya unggul di bidang akademik, MA Almaarif Singosari juga memiliki banyak siswa penghafal Alquran 30 juz (tahfidz), berkat kolaborasi dengan pondok pesantren sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa madrasah ini tidak hanya fokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada penguatan karakter dan spiritualitas siswa.
Keberhasilan MA Almaarif Singosari dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menjawab tantangan masa depan tidak terlepas dari dukungan YP Almaarif Singosari serta tenaga pendidik yang berkompeten. Sebagian besar tenaga pendidik di MA Almaarif Singosari bergelar S2, dan kerja sama dengan berbagai universitas turut memudahkan siswa melanjutkan pendidikan sesuai minat.
Dengan semangat inovasi dan adaptasi terhadap perubahan, MA Almaarif Singosari terus membuktikan komitmennya dalam mempersiapkan generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan global. Gus Kadir yakin, dengan karakter kuat dan ilmu yang bermanfaat, siswa MA Almaarif akan menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.







