Emas Sambo ITN Malang di Kejurprov Jatim 2025

MALANG, Zona Malang – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh atlet sambo asal Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Refi Marinda. Mahasiswi Teknik Geodesi angkatan 2022 ini berhasil meraih medali perak dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sambo Jawa Timur 2025 yang digelar di GOR Judo Surabaya.

Kejurprov Sambo 2025 yang diikuti oleh 150 atlet dari 22 kabupaten/kota se-Jawa Timur ini mempertandingkan dua kategori, yaitu Sambo Sport (fokus pada bantingan dan kuncian) dan Sambo Combat (mencakup pukulan, tendangan, bantingan, dan kuncian). Refi Marinda turun di kelas 50 kg Sambo Combat Putri mewakili kontingen Kota Malang.

Bagi Refi, ini merupakan debut pertamanya di ajang sambo. Sebelumnya, ia adalah atlet silat Setia Hati Terate (SH Terate). Namun, Refi termotivasi untuk menekuni sambo karena melihat potensi dan peluang yang masih besar, mengingat minimnya atlet sambo wanita di Kota Malang.

“Kalau di silat sudah banyak SDM-nya. Kalau di sambo masih sedikit peminatnya sehingga masih banyak peluang. Apalagi Kota Malang kekurangan atlet sambo wanita,” ungkap Refi saat ditemui di kampus ITN Malang.

Dengan persiapan intensif selama dua bulan sejak bergabung dengan KONI Kota Malang, Refi menjalani latihan rutin di Han Academy Malang. Ia mengaku berlatih dan sparing dengan teman laki-laki yang memiliki berat badan sama dapat meningkatkan kepercayaan dirinya saat bertanding.

Dalam perjalanan menuju final, Refi mencatatkan kemenangan cepat di babak penyisihan dan semifinal dengan catatan waktu kurang dari 2 menit dengan waktu bersih pertandingan 5 menit. Namun, di final ia menghadapi persaingan sengit selama 10 menit (5 menit pertandingan, 5 menit jeda) melawan atlet sambo dari Surabaya yang merupakan atlet jujitsu berpengalaman.

“Persaingan di final sangat ketat. Ini paling lama dan ramai selama pertandingan kemarin. Lawan saya merupakan atlet yang sudah sering ikut kejuaraan sambo, jadi banyak suporter yang mensupport dengan meneriakkan nama dia,” kenang Runner Up 1 Duta Kampus ITN Malang 2023 ini.

Meskipun sempat unggul, Refi akhirnya harus puas dengan medali perak. Namun, ia tidak patah semangat. Ke depannya, Refi akan fokus berlatih sambo untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX.

“Mungkin saya akan mencoba Indonesian Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Art (IBCA-MMA) setelah menuntaskan tanggung jawabnya di Porprov ini,” pungkas Refi.

Prestasi Refi Marinda ini menjadi bukti nyata bahwa atlet-atlet muda Kota Malang memiliki potensi yang luar biasa. Dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, mereka diharapkan dapat terus berprestasi dan membawa nama baik Kota Malang di kancah olahraga nasional maupun internasional.