MALANG, Zona Malang – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) kembali mengukuhkan lulusan terbaiknya. Sebanyak 400 wisudawan akan dikukuhkan pada Sabtu (24/5) dalam Wisuda Periode Ke-48 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri).
Rektor Unitri, Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc, menyatakan bahwa para lulusan telah dibekali dengan kompetensi keilmuan dan keterampilan yang relevan dengan kondisi zaman. Menurutnya, meskipun nantinya mereka tidak bekerja di bidang keilmuannya, mereka telah dibekali dengan keterampilan yang akan menunjang masa depan mereka.
“Kami yakin lulusan akan mampu berkarya dan bersaing. Meskipun nantinya mereka tidak bekerja di bidang keilmuannya tapi sudah kami bekali dengan keterampilan yang akan menunjang masa depan mereka,” ujar Prof Eko.
Selain belajar akademik, mahasiswa Unitri juga mendapatkan program penting untuk memperkuat keterampilan kewirausahaan dan kepemimpinan. Kampus sering mendatangkan para praktisi untuk memotivasi dan melatih mereka menjadi entrepreneur. Kemampuan leadership juga diperoleh melalui kegiatan kemahasiswaan dan organisasi.
“Lulusan kami banyak yang menjadi pegawai di daerah asalnya. Juga menjadi karyawan di berbagai perusahaan, industri dan rumah sakit. Dan sebagian juga menjadi pengusaha sukses dengan keterampilan entrepreneur yang mereka miliki,” terang Prof Eko.
Salah satu lulusan terbaik Unitri pada periode wisuda kali ini adalah Salahudin, lulusan Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Unitri. Salahudin merasakan banyak mendapatkan pengalaman dan wawasan selama menjadi mahasiswa, baik wawasan keilmuan sesuai dengan bidang kompetensinya maupun wawasan di luar program akademik.
“Saya pernah menjadi mentor bagi mahasiswa pertukaran merdeka (PMM) batch 2. Selain itu saya juga pernah memenangkan event juara 2 lomba skill lab kemudian juara harapan 1 lomba yang di adakan AIPNI dengan jenis lomba RJP (Resusitasi jantung paru),” ujar Salahudin dengan bangga.
Salahudin merasa beruntung menjadi mahasiswa Unitri. Ia menilai sarana belajar, program akademik, kemahasiswaan, serta SDM dosen di Unitri sangat profesional dan humanis. “Saya merasa kuliah di Unitri sangat beruntung. Harapannya semoga kampus yang saya cintai ini menjadi kampus yang maju dan tambah berkembang mulai dari fasilitas, progam dan juga sumber daya manusianya,” harapnya.
Dengan IPK 3.94, Salahudin merupakan lulusan terbaik Unitri pada periode wisuda kali ini. Ia merasa bersyukur atas pencapaian hebatnya tersebut. “Bagi saya ini adalah anugerah yang harus disyukuri. Karena metode belajar saya selama ini biasa saja. Saya mengerjakan tugas yang relatif mudah dan gampang lebih dulu. Dan saya tidak menerapkan sistem kebut semalam,” katanya.
Untuk mencapai keberhasilan, Salahudin berbagi kiat suksesnya. Ia menekankan pentingnya komitmen dan tekad yang konsisten. Semangat belajar tentu mengalami naik dan turun, namun Salahudin menjaga motivasi belajarnya dengan selalu mengingat tujuan awal kuliah. “Maka harus konsisten. Ketika dalam kondisi malas harus bangkit lagi untuk belajar. Karena kesini saya mau kuliah atas kepercayaan orang tua,” imbuhnya.
Selama menjadi mahasiswa, Salahudin juga aktif di berbagai organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Komunitas Berani Bicara Indonesia (KBBI), Ui Counseling Center Ruang Psikologi, Ikatan Lembaga Mahasiswa Keperawatan Indonesia (ILMIKI), UKM Unitri Syifa Qulub, Suara Mahasiswa, dan Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HMJ). Menurutnya, banyak manfaat yang diperoleh dari organisasi dan komunitas tersebut, mulai dari kepemimpinan, manajemen, critical thinking, public speaking, dan manfaat lainnya.
Saat ini, Salahudin juga sedang mengambil program double degree dengan Jurusan Psikologi. Ia sering mengikuti kegiatan yang bertema tentang kesehatan mental, yang memiliki korelasi dengan jurusan keperawatan. “Kita harus terus mengasah dan mengupgrade pengetahuan dan skill. Karena tantangan kedepan semakin berat,” pungkasnya.







