MALANG, Zona Malang – Madrasah Aliyah (MA) Al Irtiqo’ Malang kini dipimpin oleh sosok dinamis, Cindy Indra Amirul Fiqri, M.Pd. Sebelumnya, Fiqri menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum, membawa pengalaman mendalam dalam pengembangan pembelajaran berbasis sains dan keislaman.
Sebagai alumni Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Fiqri menggabungkan keahlian komputasi dengan visi pendidikan holistik. Hal ini tercermin dalam kolaborasi MA Al Irtiqo’ dengan Prodi Pendidikan Matematika UMM untuk pengembangan aplikasi pembelajaran inovatif.
Di bawah kepemimpinannya, MA Al Irtiqo’ mengusung tagline “Islamic Manager School” dengan program unggulan, yaitu kelas Bela Negara dan Pembentukan Karakter yang berkolaborasi dengan Rindam V Brawijaya. Menurut Fiqri, program tersebut melatih kedisiplinan dan kepemimpinan ala militer. Selain itu, ada juga Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan Wisata Religi.
“Siswa wajib mengikuti LDKS dan kunjungan ke situs religi seperti Wali Lima dengan tujuan, memperkuat spiritualitas dan tanggung jawab sosial mereka,” ujar Fiqri, Selama liburan puasa (6 minggu), siswa praktik langsung sebagai imam, muadzin, atau pengajar TPQ di komunitasnya, mengaplikasikan ilmu Tahfidz yang menjadi keunggulan madrasah.
“Program ini diharapkan mampu mempersiapkan siswa ketika hidup bermasyarakat. Selain itu, ilmu yang dipelajari bisa bermanfaat,” imbuh Fiqri.
Selain itu, MA Al-Irtiqo’ Malang juga menggandeng UMM untuk program sertifikasi komputer setara D1, mencakup dasar pemrograman hingga AI, dengan sertifikat resmi dari Fakultas Pendidikan Matematika UMM.
Selain itu, PT Akademi Nusantara Gemilang (ANG) membimbing siswa dalam program manajerial, melatih kemampuan mengelola tim dan proyek. Madrasahnya juga aktif dalam program internasional seperti pertukaran pelajar ke Kamboja dan magang di Thailand, serta meraih medali emas dalam ajang Porseni Kota Malang.
Dengan akreditasi dan kurikulum bilingual, Fiqri membuktikan bahwa integrasi sains, teknologi, dan nilai Islam mampu menciptakan generasi unggul. “Pendidikan harus menyentuh hati, mengasah pikiran, dan memberi dampak nyata,” tuturnya. Prinsip yang dipegangnya dalam membawa MA Al Irtiqo’ menjadi pelopor madrasah berbasis manajemen modern.
Selain itu, MA Al-Irtiqo’ Malang juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan potensi siswa. Misalnya, kerjasama dengan PT Akademi Nusantara Gemilang (ANG) untuk program manajerial, melatih kemampuan mengelola tim dan proyek.
Madrasah ini juga aktif dalam program internasional, seperti pertukaran pelajar ke Kamboja dan magang di Thailand. Prestasi membanggakan juga diraih oleh MA Al-Irtiqo’ Malang, yaitu medali emas dalam ajang Porseni Kota Malang.
Dengan akreditasi dan kurikulum bilingual, Fiqri membuktikan bahwa integrasi sains, teknologi, dan nilai Islam mampu menciptakan generasi unggul. “Pendidikan harus menyentuh hati, mengasah pikiran, dan memberi dampak nyata,” tegas Fiqri.
Prinsip inilah yang dipegang Fiqri dalam membawa MA Al Irtiqo’ menjadi pelopor madrasah berbasis manajemen modern. Melalui berbagai inovasi dan kerja sama, MA Al-Irtiqo’ Malang terus berupaya mencetak generasi terbaik yang unggul dalam bidang akademik, kepemimpinan, dan spiritualitas.







