MALANG, Zona Malang – Dokter muda dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) telah menginisiasi sebuah kegiatan yang menarik di dua desa wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut adalah Festival Bocah Sehat Desa “DOLAN” yang bertujuan untuk mendorong pemanfaatan pelayanan posyandu secara optimal dalam mendukung tumbuh kembang anak.
DOLAN sendiri merupakan singkatan dari Dukung Tumbuh Kembang Optimal Lewat Layanan Posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan di GOR Sindhu Wongso, Desa Permanu dan Balai Desa Karangpandan, dengan total peserta sebanyak 44 orang, terdiri dari ibu balita, kader posyandu, bidan desa, serta perwakilan dari pemerintahan desa setempat.
Dalam festival ini, para dokter muda FK UB meluncurkan sebuah inovasi yang menarik, yaitu Kartu DOLAN. Kartu ini merupakan kartu kunjungan Posyandu yang menggunakan sistem stempel khusus setiap bulan. Anak-anak yang hadir secara lengkap sepanjang tahun akan berkesempatan mendapatkan doorprize tahunan, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi kunjungan. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pelayanan posyandu, serta memperbaiki pencatatan dan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
“Melalui inovasi ini, kami ingin meningkatkan motivasi masyarakat sembari memperkuat fungsi posyandu sebagai pelayanan dasar yang ramah, menarik, dan berkelanjutan untuk pemantauan tumbuh kembang anak,” ujar Ammar Nojaid, dokter muda selaku ketua stase IKM Fakultas Kedokteran UB.
Selain itu, berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan juga turut dihadirkan dalam festival desa, antara lain demo masak menu sehat “Bola Ayam Tahu Crispy”, penyuluhan gizi, sosialisasi pentingnya kunjungan posyandu, hingga pojok bermain untuk anak, photobooth, dan games berhadiah. Kegiatan ini pun disambut hangat oleh antusiasme para peserta.
“Ibu-ibu sangat antusias, terutama saat demo masak berlangsung. Mereka menyimak dengan serius, banyak yang mencoba langsung, dan berdiskusi mengenai gizi anak. Anak-anak yang dibawa pun tampak senang bermain di pojok balon dan permainan sederhana,” ungkap Bu Tutik, Ketua Kader Posyandu Karangpandan.
Kegiatan Festival Bocah Sehat Desa “DOLAN” ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga institusi pendidikan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas.
Turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan ini antara lain dr. Yulia Rachmawati, Kepala Puskesmas Pakisaji, Edy Suharmaji, Kepala Desa Permanu, Djuma’in, Kepala Desa Karangpandan, serta dr. Ayunda Dewi Jayanti JP, M.Sc, dosen pembimbing dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.
Untuk ke depannya, program ini direncanakan untuk terus dikembangkan. Percetakan kartu dan stempel sudah dilakukan oleh para dokter muda FK UB untuk persiapan keberlanjutan inovasi ini. “Sosialisasi kepada kader dan masyarakat pun sudah dilakukan sehingga pelaksanaan program penuh diharapkan dapat diterapkan mulai tahun 2025,” pungkas Ammar Nojaid.
Dengan adanya kegiatan Festival Bocah Sehat Desa “DOLAN” ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelayanan posyandu dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Inovasi Kartu DOLAN juga menjadi langkah menarik untuk memotivasi masyarakat dan memperkuat fungsi posyandu sebagai pelayanan kesehatan dasar yang ramah dan berkelanjutan.







