Siswa SMK PIM Jalani Uji Kompetensi di Industri Farmasi

MALANG, Zona Malang – Komitmen SMK Putra Indonesia Malang (PIM) dalam mencetak lulusan siap kerja kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Uji Unit Kompetensi (UUK) untuk peserta didik kelas XI Program Keahlian Farmasi Industri.

Kegiatan tersebut menggandeng langsung dua perusahaan farmasi terkemuka, PT Balatif dan UD Herbalindo, sebagai mitra industri sekaligus penguji eksternal. UUK mengangkat materi “Pembuatan Tablet Kempa Langsung” dan dilaksanakan dengan standar industri.

PT Balatif diwakili oleh Apt. Ridha Aldy Zakaria, S.Farm, dan UD Herbalindo oleh Apt. Ariel Dwi Puspitawati, S.Si, keduanya berperan langsung sebagai penguji yang melakukan penilaian praktis terhadap keterampilan siswa.

Kepala Kompetensi Keahlian Farmasi Industri SMK PIM, Dewi Kurniawati, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa uji kompetensi ini bukan sekadar formalitas penilaian, melainkan validasi nyata terhadap kemampuan peserta didik. “Kami tidak hanya mengajarkan teori, kami memastikan peserta didik kami terampil dan siap menghadapi tantangan riil di industri,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan dari PT Balatif dan UD Herbalindo memperkuat posisi UUK sebagai jembatan nyata antara sekolah dan dunia kerja. Sertifikasi yang diperoleh siswa SMK PIM pun menjadi lebih bermakna, karena divalidasi langsung oleh praktisi industri, bukan hanya berbasis penilaian akademik internal.

Selama proses uji kompetensi, siswa dihadapkan pada simulasi nyata pembuatan tablet kempa langsung dan dituntut menguasai seluruh tahapan mulai dari teknik formulasi, pengoperasian mesin produksi, kontrol kualitas, hingga penerapan prosedur operasional standar (SOP) secara ketat.

Evaluasi langsung dari para apoteker industri memberi pengalaman belajar yang sangat berharga. Kolaborasi ini menjadi bukti konkret dari visi SMK PIM untuk mencetak lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan siap bersaing di dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun global.

Melalui kegiatan seperti UUK, siswa SMK PIM juga diperkaya dengan skill passport yang memperkuat daya saing mereka di pasar kerja. “Kami ingin lulusan kami tidak hanya lulus, tetapi juga benar-benar employable. Bersertifikat industri, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan global,” pungkas Dewi.

Kegiatan UUK ini merupakan bagian dari komitmen SMK PIM dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing tinggi. Dengan kolaborasi erat bersama mitra industri, sekolah berharap dapat terus memperkuat kompetensi siswa dan memastikan mereka mampu bersaing di pasar kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, pengalaman berharga yang diperoleh siswa selama proses uji kompetensi diharapkan dapat menjadi bekal yang kuat bagi mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Kolaborasi antara sekolah, siswa, dan industri diharapkan dapat terus terjalin dengan baik demi mencetak generasi muda yang unggul dan siap mengisi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor.

Kepala Kompetensi Keahlian Farmasi Industri SMK PIM, Dewi Kurniawati, S.Pd., Gr., menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan lulusan SMK PIM mampu menjawab tantangan industri. “Kami ingin agar lulusan kami tidak hanya memiliki kompetensi yang baik, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di pasar kerja,” pungkasnya.