Puncak Hari Koperasi ke-78 di Malang: 10 Ribu Warga Turun ke Jalan, Program ‘Koperasi Merah Putih’ Dapat Apresiasi Nasional

Dewan Pengawas Dewan Koperasi Indonesia, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP, yang hadir dalam acara tersebut, secara terbuka memuji Kabupaten Malang sebagai salah satu daerah paling…

MALANG – Semangat ekonomi kerakyatan bergelora di Lapangan Wisata Selorejo, Kecamatan Ngantang, saat 10 ribu warga, pegiat koperasi, dan pelaku UMKM tumpah ruah merayakan Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-78 Kabupaten Malang pada hari ini, Minggu (27/7).

Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., ini diisi dengan jalan sehat, pasar rakyat, dan resepsi yang meneguhkan kembali peran koperasi sebagai pilar kedaulatan ekonomi.

Bupati Sanusi, yang turut berbaur dalam jalan sehat sepanjang 3 kilometer bersama masyarakat, menekankan pentingnya transformasi koperasi di era modern.

Dalam sambutannya, ia menyerukan agar para pengelola koperasi menjunjung tinggi kejujuran dan terus beradaptasi dengan tantangan digitalisasi agar mampu memberikan kesejahteraan maksimal bagi anggotanya.

“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi gerakan ekonomi rakyat yang menjunjung nilai keadilan dan kemandirian. Kita bangun koperasi yang modern, sehat, dan berkelanjutan demi kedaulatan ekonomi yang adil,” tegas Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang ini pun mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dewan Pengawas Dewan Koperasi Indonesia, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP, yang hadir dalam acara tersebut, secara terbuka memuji Kabupaten Malang sebagai salah satu daerah paling responsif dan peduli terhadap pengembangan koperasi di Indonesia.

Salah satu program yang menjadi sorotan utama adalah inisiatif “Koperasi Desa Merah Putih”. Sri Untari memaparkan bahwa Kabupaten Malang telah berhasil meresmikan 390 unit Koperasi Desa Merah Putih di 378 desa dan 12 kelurahan.

“Bahkan, salah satunya, yakni Koperasi Desa Merah Putih Randugading di Tajinan, telah menjadi mock up atau percontohan di tingkat nasional,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah.

Sri Untari, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, mengajak seluruh pegiat koperasi untuk menyambut baik dan mendukung keberadaan Koperasi Desa Merah Putih. Ia memandangnya sebagai cara strategis pemerintah pusat dan daerah untuk memakmurkan Indonesia dari tingkat desa.

“Mari kita bangun ekonomi dengan koperasi, semua harus saling bermitra, jangan ada persaingan tidak sehat,” tandasnya.

Perayaan Hari Koperasi ini juga menjadi etalase bagi kekuatan ekonomi lokal. Puluhan stan di area Pasar Rakyat memamerkan produk-produk unggulan dari berbagai koperasi dan UMKM se-Kabupaten Malang, mulai dari hasil pertanian, olahan pangan, hingga kerajinan tangan, membuktikan kontribusi nyata koperasi dalam menggerakkan perekonomian berbasis potensi daerah.