Bupati Malang Salurkan 200 Becak Listrik untuk Penarik Becak Lansia

Bupati Malang Sanusi menyalurkan 200 becak listrik kepada penarik becak lansia, bagian dari program nasional Presiden Prabowo Subianto untuk kesejahteraan pekerja sektor informal.

Zona Malang – Sebanyak 200 unit becak listrik resmi disalurkan oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. kepada para penarik becak lanjut usia, Selasa (20/1) pagi. Penyerahan dilakukan di Halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kecamatan Kepanjen, sebagai bagian dari Program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka penguatan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja sektor informal.

Bantuan becak listrik ini diproduksi oleh PT Pindad dan disalurkan melalui kolaborasi antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, dan Pemerintah Kabupaten Malang. Sasaran penerima adalah pengemudi becak berusia di atas 60 tahun dengan kategori kesejahteraan rendah, berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi pemerintah daerah.

Wujud Kepedulian Pemerintah

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menegaskan bahwa penyaluran becak listrik merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap penguatan ekonomi rakyat kecil.

“Hari ini, Kabupaten Malang menjadi saksi hadirnya ikhtiar bersama untuk menguatkan ekonomi rakyat, khususnya saudara-saudara kita para pembecak. Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan sebagai sarana mata pencaharian yang lebih layak, efisien, dan ramah lingkungan. Ini bukan sekadar kendaraan, tetapi amunisi untuk menjemput peluang baru di tengah dinamika zaman,” ujar Sanusi.

Dukungan Yayasan GSN

Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan sebagai sarana mata pencaharian yang lebih layak.
Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan sebagai sarana mata pencaharian yang lebih layak

Ketua Yayasan GSN, Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program becak listrik ini merupakan bentuk kepedulian Presiden terhadap pekerja sektor informal.

“Bantuan becak listrik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus meringankan beban kerja para pengemudi becak. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan PT Pindad, kami berharap program ini memberi manfaat berkelanjutan,” ungkap Teguh.

Fasilitas Pengisian Daya Gratis

Bupati Sanusi juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas pengisian daya dan perawatan becak listrik secara gratis.

“Saya instruksikan seluruh kantor pemerintahan di Kabupaten Malang agar menyediakan meteran khusus untuk pengisian daya. Anggarannya akan ditanggung oleh Pemkab Malang agar program ini benar-benar optimal,” jelasnya.

Selain penyaluran, pemerintah daerah juga memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik kepada penerima, serta pendampingan berkelanjutan melalui koordinasi dengan GSN dan PT Pindad.

Kehadiran Tokoh dan Forkopimda

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan GSN Dr. Teguh Arief Indratmoko, Anggota DPR RI H. Ma’ruf Mubarok, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Chusni Mubarok, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, serta para penerima bantuan becak listrik.

Kesimpulan

Program becak listrik di Kabupaten Malang menjadi langkah strategis dalam mendukung transportasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan penarik becak lansia. Dengan dukungan penuh pemerintah pusat, daerah, dan swasta, diharapkan becak listrik ini mampu menjadi simbol pemberdayaan ekonomi rakyat kecil sekaligus bagian dari transformasi transportasi berkelanjutan di Indonesia.