Zona Malang, 10 Desember 2024 – Media sosial saat ini tengah diramaikan dengan kabar mengejutkan yang menyebutkan bahwa Ustadz Adi Hidayat (UAH) resmi menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Kabar ini mencuat setelah beredarnya video yang menunjukkan UAH dijemput di bandara oleh sejumlah orang berpakaian batik, menandakan kedatangannya di Jakarta.
Dalam video tersebut, narasi yang menyertai menegaskan bahwa Ustadz Adi Hidayat telah tiba di Jakarta untuk menghadiri pelantikan di Istana Presiden. “Ustadz UAH/Ustadz Hadi Hidayat tiba di Jakarta, menuju Istana Presiden menghadiri pelantikan Dirinya menggantikan Gus Miftah,” demikian bunyi narasi yang mengundang perhatian publik.
Kebenaran di Balik Kabar
Namun, meskipun kabar ini menghebohkan, kebenarannya masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana mengenai penggantian Gus Miftah. Hal ini menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat mengenai keabsahan informasi yang beredar.
Sebuah foto yang menunjukkan Ustadz Adi Hidayat bersalaman dengan Prabowo Subianto juga beredar luas. Dalam narasi foto tersebut, tertulis bahwa UAH telah resmi menggantikan Gus Miftah. Namun, foto tersebut ternyata merupakan gambar lawas yang diambil pada tahun 2019, saat UAH melakukan silaturahmi dengan Prabowo dan memberikan dukungannya dalam Pemilu 2019.
Reaksi Prabowo Terhadap Mundurnya Gus Miftah
Sebelumnya, Gus Miftah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden setelah viral video yang menunjukkan dirinya menghina penjual es teh di sebuah acara pengajian. Menanggapi keputusan tersebut, Prabowo Subianto mengaku menghargai langkah Gus Miftah dan menilai tindakan itu sebagai sikap ksatria.
Dalam jumpa pers di Istana Merdeka pada 6 Desember 2024, Prabowo menyatakan, “Nanti kita cari ya (pengganti Gus Miftah).” Pernyataan ini menunjukkan bahwa pencarian sosok yang tepat untuk mengisi posisi tersebut masih dalam proses, dan belum ada keputusan final mengenai siapa yang akan menggantikan Gus Miftah.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan demikian, meskipun kabar mengenai Ustadz Adi Hidayat menggantikan Gus Miftah beredar luas, publik diharapkan untuk tetap tenang dan menunggu pernyataan resmi dari pihak Istana. Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat tetap menjadi sorotan, dan masyarakat menantikan perkembangan selanjutnya terkait posisi ini. Apakah UAH akan benar-benar menjadi Utusan Khusus Presiden? Hanya waktu yang akan menjawab.







