Tukang Pijat di Sawojajar Kota Malang Mutilasi Pelanggan Jadi Beberapa Bagian, Pemilik Kos Curiga..

Kota Malang, Zona Malang – Muhammad Irianto (61), pemilik rumah kos di Kota Malang, menyatakan bahwa ia sempat curiga terhadap Abdulrahman (60), seorang tukang pijat terapi yang kini menjadi tersangka mutilasi. Abdulrahman meminta izin kepada Irianto untuk mengecat dinding rumah kos dan mengganti kasur.

Segera setelah izin diberikan, polisi melakukan penyelidikan dan membawa Abdulrahman ke kantor polisi. Irianto mengungkapkan, “Saat itu saya sudah menaruh curiga jangan-jangan kasus pembunuhan, dan ternyata benar.”

Informasi dari polisi mengungkap bahwa pembunuhan dan mutilasi terhadap korban, yang diduga bernama Adrian Prawono warga Kota Surabaya, terjadi di rumah kos milik Irianto pada sekitar tanggal 14-15 Oktober 2023.

Sebelumnya, warga menemukan mobil Toyota Rush warna hitam nopol L 1465 JK tak bertuan parkir di halaman toko. Pada 17 Oktober 2023, keluarga korban melaporkan kehilangan kontak, dan potongan kepala serta pergelangan tangan dan kaki ditemukan dikubur di lahan kosong Sungai Kalianyar, Gang 9 Sawojajar Kota Malang.

Menurut Irianto, korban adalah seorang pengusaha kafe di Kota Batu dan anak seorang purnawirawan polisi. Sementara Abdulrahman, pelaku mutilasi, adalah warga pendatang dari Probolinggo yang kos bersama istrinya di Jalan Sawojajar Gang 13 A, RT 01 RW 03 sejak 5 tahun lalu.

Abdulrahman berprofesi sebagai tukang pijat terapi dan jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitarnya. Irianto menambahkan, “Pelaku sudah 5 tahun kos di rumah saya, orangnya pendiam. Pasiennya juga banyak. Soal bayar kos-kosan juga lancar. Namun, pas dia mulai terkena masalah, bayarnya sering tertunda.”

Dengan perkembangan ini, kasus mutilasi ini semakin menunjukkan dimensi yang lebih kompleks dan mengejutkan di Kota Malang.***