Zona Malang – Polres Cilegon kini tengah memburu beberapa terduga pelaku yang diduga terkait dengan kasus penculikan dan pembunuhan Aqila, seorang bocah berusia lima tahun asal Cilegon. Aqila sebelumnya dilaporkan hilang pada 17 September 2024 dan ditemukan tewas dua hari kemudian, pada 19 September 2024, di Sungai Muara Pantai Cihara, Kabupaten Lebak.
Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengantongi identitas beberapa terduga pelaku setelah memeriksa sejumlah saksi. “Sementara sudah kita kantongi beberapa terduga pelaku,” ujar Kemas dalam keterangannya kepada wartawan pada Jumat, 20 September 2024.
Menurut Kemas, delapan orang saksi telah diperiksa, termasuk saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tetangga korban yang tinggal di rumah kontrakan di daerah Cilegon, tempat Aqila dan keluarganya menetap. Ayah dan ibu korban juga turut diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.
Ancaman Sebulan Sebelum Kejadian
Kemas juga menambahkan bahwa salah satu terduga pelaku diduga merupakan orang yang sebelumnya mengirimkan pesan ancaman kepada ibu korban, Amelia, sekitar satu bulan sebelum Aqila dilaporkan hilang. Pesan tersebut berisi ancaman mencelakai anaknya.
“Iya, jadi hasil keterangan dari ibu korban memang mendapat ancaman 1 bulan yang lalu. Sementara terduga pelaku yang sempat mengirimkan teror,” kata Kemas. Ancaman tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa Aqila menjadi korban penculikan dan pembunuhan berencana.
Kronologi Hilangnya Aqila
Berdasarkan keterangan ibunda korban, Amelia, Aqila hilang pada 17 September 2024 ketika dirinya pergi menjemput suaminya tanpa membawa Aqila yang saat itu sedang bermain handphone di rumah kontrakan mereka. Saat Amelia kembali, Aqila sudah tidak ada di rumah. Upaya pencarian dilakukan dengan menyebar selebaran di lingkungan sekitar dan di media sosial.
Namun, dua hari kemudian, Aqila ditemukan tewas di Sungai Muara Pantai Cihara dalam kondisi mengenaskan. Jasadnya ditemukan dengan mulut, hidung, dan wajah yang dilakban hitam. Selain itu, ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya, yang semakin menguatkan dugaan bahwa Aqila menjadi korban kekerasan.
Tindakan Polisi dan Masyarakat
Polisi saat ini tengah mengejar terduga pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini. “Kita laksanakan pengejaran kepada pelaku,” tegas Kemas. Sementara itu, masyarakat di sekitar Cilegon juga ikut berpartisipasi dalam memberikan informasi kepada pihak berwajib.
Kematian tragis Aqila yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan ini telah mengguncang masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan anak-anak di wilayah tersebut. Polisi terus bekerja keras untuk menangkap para pelaku dan mengungkap motif di balik tindakan keji ini.







