Pohon Tumbang Timpa Mobil di Kota Malang, Kerugian Capai Rp 10,4 Juta

Malang, 10 Desember 2024 – Kejadian Pohon Tumbang kembali terjadi di Kota Malang dimana tumbangnya pohon ini mengganggu arus lalu lintas. Diketahui, kejadian ini tepat pada hari Minggu, 9 Desember 2024, sebuah pohon iprik setinggi 12 meter dan berdiameter 80 sentimeter roboh di Jalan Terusan Dieng, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, menimpa dua mobil yang sedang berhenti di lampu merah.

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB, saat arus lalu lintas terhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Satria Pradana, salah satu pengendara yang terjebak dalam antrean, mengungkapkan bahwa ia terkejut mendengar suara keras saat pohon tersebut tumbang.

“Tiba-tiba terdengar suara seperti benda besar jatuh,” ujarnya, menggambarkan momen menegangkan saat pohon menimpa mobil Honda Brio kuning miliknya.

Kerusakan yang Diderita

Akibat insiden ini, bagian atas mobil Satria mengalami penyok, dan kaca depannya pecah. “Untung saya tidak sampai terluka, tapi mobil harus masuk bengkel,” tambahnya.

Sementara itu, mobil Mitsubishi Xpander putih yang dikemudikan Dwi Amanda juga tidak luput dari dampak pohon tumbang tersebut. Kap mesin mobilnya penyok, lampu DRL-nya pecah, dan as roda depan patah. Amanda menjelaskan, “Pohon itu roboh pas lampu menyala merah. Jadi semua kendaraan memang sedang berhenti.”

Dampak Lain dari Pohon Tumbang

Tidak hanya menimpa dua mobil, pohon yang tumbang juga memutuskan sebagian kabel PLN dan provider internet. Tiang penyangga kabel-kabel tersebut terlihat miring akibat beban pohon yang jatuh. Kerugian total dari insiden ini diperkirakan mencapai Rp 10,4 juta, mencakup kerusakan pada kendaraan dan infrastruktur.

Tindakan Penanganan

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Malang, Surya Adhi Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai pohon tumbang pada pukul 07.44 WIB. Tim segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. “Kami bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, relawan, dan warga sekitar untuk menanggulangi situasi ini,” ungkapnya.

Selama proses evakuasi, kendaraan yang melintas diminta untuk putar balik karena jalan tersebut tidak dapat dilalui. Proses evakuasi selesai menjelang pukul 10.00 WIB, dan setelah itu, arus lalu lintas kembali normal.

Insiden pohon tumbang ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan melakukan pemangkasan pohon secara berkala untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Diharapkan, pihak berwenang dapat lebih proaktif dalam memantau kondisi pohon-pohon di sepanjang jalan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.